Dirut Anggoro Akui Jamsostek Pelaku Koperasi dan UMKM Jamin Pulihkan Ekonomi

EKBIS HEADLINE

JAKARTANEWS.ID — JAKARTA: Badan Pengelola Jaminan Sosial Ketenagakerjaan menyasar penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro, debitur Kredit Usaha Rakyat, Non-ASN lingkungan Kemenkop & UKM, Koperasi, Usaha Mikro Kecil & Menegah serta Integrasi data BPUM & KUR.

“Kami berterima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini, dari MoU sebelumnya tahun 2020 akan kita tindaklanjuti dengan PKS yang sedang dalam pembahasan kedua belah pihak,” ujar Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo, didampingi jajaran Dewas & Direksi, saat audiensi virtual dengan Menkop UKM, Teten Masduki.

Dijelaskannya, perjanjian kerjasamanya dengan Kemenkop UKM guna mendorong implementasi Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2021 dalam rangka optimalisasi Jamsostek dengan target kementerian & lembaga serta stakeholder lainnya.

Lebih lanjut Anggoro menjelaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini dalam memberikan rasa aman, dan menjamin kesejahteraan pekerja.

“Jumlah pelaku usaha kecil dan mikro ini sangat banyak, terlebih kondisi pandemi saat ini, banyak masyarakat yang berinisiatif menciptakan usaha sendiri guna terus bertahan di kondisi yang tidak menentu,” ujarnya seraya menyebut kepesertaan jamsostek menjamin ketenangan bekerja sekaligus berkontribusi pemulihan ekonomi nasional.

Menanggapi ini Menkop UKM, Teten Masduki, menyatakan kesiapannya mendukung program Jamsostek dengan menjalin PKS & menyosialisasikan Surat edaran bagi pelaku koperasi & UMKM karena perubahan-perubahan kerja yang terjadi saat ini.
“Ada tiga cluster yang perlu menjadi fokus awal pemberian perlindungan Jamsosteknya, yaitu penerima KUR dan BPUM, kemudian pelaku usaha yang telah tergabung dalam anggota Koperasi serta yang terakhir pelaku UMKM yang sudah terdigitalisasi,” urai Teten, Senin (19/7).

Berdasar data potensi yang dimiliki BPJamsostek setidaknya 5,7 Juta calon peserta yang menjadi fokus tahun ini pada ekosistem pelaku koperasi dan UKM, yang terdiri dari penerima BPUM, penerima KUR, Non ASN Kemenkop UKM serta tenaga penyuluh.

Penunjang Ekonomi

Sementara Walter Sigalingging, Pps Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah DKI Jakarta, menyatakan Koperasi & UKM sektor usaha berperanan penting menunjang ekonomi nasional sehingga perlu menerima perlindungan Jamsostek.

“Semoga seluruh pekerja di Indonesia baik Penerima Upah (PU) maupun Bukan Penerima Upah (BPU) mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh (universal coverage),” jelas Walter, yang juga Asisten Deputi Wilayah Bidang Pengawasan Pemeriksaan dan Manajemen Risiko BPJamsostek. (royke)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *