Sekjen DPR RI Rangkap Jabatan, Jamiluddin Ritonga: Pimpinan DPR RI Harus Bersikap!

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar diinformasikan ditunjuk menjadi Komisaris PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero).

Penunjukan itu menjadikan Indra Iskandar merangkap jabatan. Terlepas boleh tidaknya merangkap jabatan, tampaknya seorang Sekjen DPR RI tidak etis merangkap jabatan. Sebab, hal itu mengesankan seolah-olah jabatan Sekjen DPR RI dapat dikerjakan sebagai pekerjaan sambilan.

Demikian disampaikan Pakar Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga kepada para awak media, Kamis (22/7/2021).

Padahal, menurut Jamiluddin, tugas dan fungsi Sekjen DPR RI cukup banyak sehingga memerlukan konsentrasi dan waktu yang cukup untuk menyelesaikannya dengan optimal. “Karena itu, sulit dibayangkan kinerja Sekjen DPR RI akan optimal bila merangkap jabatan komisaris di salah satu BUMN,” kata Dosen Metodologi Penelitian Komunikasi Universitas Esa Unggul, Jakarta ini.

Selain itu, lanjut Jamiluddin, jabatan Sekjen DPR RI sangat strategis sehingga kalau merangkap jabatan dikhawatirkan akan terjadi konflik kepentingan. “Ini tentu berbahaya bagi DPR RI yang merupakan lembaga politik,” ujarnya.

Karena itu, imbuh Jamiluddin, para pimpinan DPR RI harus bersikap dengan meminta Indra Iskandar memilih salah satu jabatan. “Pilihan ini memang membuat pimpinan DPR RI tidak tegas. Pimpinan DPR RI seolah-olah mentolerir jabatan rangkap,” jelas Dekan Fikom IISIP, Jakarta 1996-1999 ini.

Padahal, tutur Jamiluddin, anggota DPR RI begitu vokal mengomentari lembaga lain yang pimpinannya merangkap jabatan. “Kasus Rektor UI misalnya, banyak anggota DPR RI yang meminta Rektor UI untuk mundur karena merangkap jabatan di salah satu BUMN,” ungkapnya.

Karena itu, saran Penulis Buku Riset Kehumasan ini, para pimpinan DPR RI harusnya memberhentikan Indra Iskandar dari Sekjen DPR RI dengan mengganti sosok lain yang lebih mumpuni dan berintegritas. “Pilihan ini lebih pas karena sudah seharusnya pimpinan DPR RI tidak menginginkan Sekjennya yang menduakan lembaganya,” pungkas Jamiluddin Ritonga. (Daniel)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *