Sukses Bisnis Istambul Kebab, Pria Asal Turki Lebarkan Sayap Buka Usaha Pide Turkish Pizza

ADVETORIAL HEADLINE

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Setelah sukses membuka usaha kuliner arabia dengan bendera Istambul Kebab, Abi Mustafa,  pria asal Turki ini mulai melebarkan sayap dengan membuka kedai Pide yang menyajikan Turkish Pizza. Kedai pertama yang berlokasi di Jalan Krekot Bunder Raya,  Pasar Baru, Jakarta Pusat baru saja dilaunching dan langsung diserbu banyak pelanggan, baik kawula muda maupun orang tua. 

Abi menargetkan usaha barunya ini bisa mengikuti kesuksesan Istambul Pizza yang  kini terdapat sebanyak 325 outlet yang tersebar di 55 kota di Indonesia. “Saya optimis bahwa Pide segera menarik perhatian para calon mitra usaha dari seluruh Tanah Air untuk membuka kedai berlisensi Pide,” kata Abi di outlet Pide Turkish Pizza di Jalan Krekot Bunder, Jakarta Pusat, Sabtu (11/9). Kedai ini berdiri di teras depan Istambul Kebab di pinggir jalan.

Abi yang kini berusia 34 tahun dan sudah belasan tahun tinggal di Jakarta bahkan dia sudah menikah dengan gadis asal Jawa dan dikarunia dua anak. Sebelum sukses sebagai pengusaha kuliner,  Abi sempat berdagang serabutan di seputar Jakarta dan lapaknya sering dibongkar Satpol PP karena berada di area publik. “Saya juga sekitar dua tahun lamanya tidur di lapak di kawasan Monas karena tak mampu bayar kost atau kontrakan,” kenang Abi yang juga pernah berdagang batu akik.


Sekian lama hidup serba pas-pasan, keberuntungan mulai menyeruak ketika teman sesama pedagang kaki lima menyarankan agar Abi berjualan kebab. “Kamu kan orang Turki, lebih baik jualan kebab saja, pasti laris,” ujar Abi menirukan ucapan temannya. Saat masih tinggal di negaranya, ia sudah sering bikin kebab, maka barulah terpikir untuk banting stir jualan jajanan khas Arab tersebut.

Pada tahun 2014, pria ganteng berkulit putih dengan cambang tebal ini, mulai berdagang kebab. “Karena modal sangat terbatas,  saya berdagang pakai gerobak dorong dan mangkal di pinggir Jalan Krekot Bunder, sekitar seratus meter dari sini,” ujar Abi. Ternyata dagangannya laris manis dan untung lumayan sehingga lima tahun kemudian Abi mampu memindahkan usaha kebabnya di gedung ruko yang saat ini ditempati. Banyak pelanggan dari kalangan selebriti, pengusaha maupun pejabat. Omsetnya kini mencapai Rp 200 juta/bulan. Ia juga membuka cabang di Taman Galaxy, Bekasi.

Sejak pindah ke ruko dua tahun lalu, usahanya makin moncer. Ia pun membuka peluang mitra usaha dengan kalangan UMKM di seluruh Tanah Air. “Masyarakat yang ingin membuka kedai Istambul Kebab, cukup membayar Rp 25 juta. Mereka akan mendapatkan gerobak,  peralatan, dan pelatihan sampai bisa memproduksi kebab yang cita rasanya persis produk kami,” kata Abi sambil menambahkan sejak 2019 hingga kini tercatat ada 325 outlet di 55 kota di Indonesia. “Adapun bentuk kemitraannya, para UMKM wajib menggunakan bumbu racikan Istambul yang mana rempah-rempahnya didatangkan langsung dari Turki. Mereka juga harus menggunakan bahan baku lainnya atas rekomendasi kami,” sambungnya.

Abi menambahkan untuk masyarakat yang ingin bergabung dengan Pide Turkish Pizza dikenakan biaya Rp 40 juta. “Biayanya lebih mahal karena terdapat alat pemanggangan dari batu untuk menghasilkan pizza yang lebih lezat,” papar Abi yang tinggal di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Adapun produk pizza yang menggunakan topping daging sapi atau ayam saat ini terdiri dari dua varian dengan harga Rp 15 ribu dan Rp 17 ribu. Abi sudah beberapa kali bertemu dengan Sandiaga Uno, penggagas program kewirausahaan OK OCE yang kini jadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf)  RI. (Advetorial/joko) 

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *