Otsuka Dirikan Bank Sampah Guna Pengelolaan Secara Mandiri

EKBIS HEADLINE

JAKARTANEWS.ID -SUKABUMI: PT Amerta Indah Otsuka (www.aoi.co.id) atau Otsuka, produsen minuman dan makanan untuk kesehatan, meresmikan Bank Sampah Sehati yang merupakan bagain dari Program Otsuka Ecovillage. Program ini diciptakan untuk mendorong terciptanya masyarakat yang mampu mengelola sampah secara mandiri.
Program Otsuka Ecovillage yang didukung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Otsuka Ecovillage diawali dengan edukasi terhadap masyarakat. Biopori merupakan solusi untuk mengelola sampah organik yang nantinya akan menjadi kompos dan dapat dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.
Gerakan 1.000 lubang biopori dicanangkan pada awal program dengan komitmen setiap 1 lubang biopori akan diberikan 1 tanaman produktif.
Roy Sparringa, Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka, mengatakan Otsuka menyadari bahwa masih banyak yang bisa dilakukan untuk keberlangsungan lingkungan hidup. Otsuka jga ingin menjadi bagian dari solusi dengan meluncurkan Otsuka Ecovillage yang bukan hanya menfasilitasi pengelolaan sampah, tapi dapat menjadi pusat edukasi untuk masyarakat sekitar bagaimana membina dan membentuk kebiasaan baik dalam memilah dan mengelola sampah dengan mandiri.
“Otsuka bekerjasama dengan pemerintah daeerah berharap bahwa Otsuka Ecovillage akan berkesinambungan untuk memberi kontribusi signifikan kepada lingkungan sekitar seiring waktu,” katanya di Sukabumi, Kamis (14/10/2021).
H Tana Indra Permana, Kepala Dinas LH Kabupaten Sukabumi, menyatakan pihaknya menghargai inisiatif Otsuka melalui Otsuka Ecovillage i dan berusaha berkontribusi nyata terhadap penanggulangan sampah di Sukabumi, khususnya kecamatan Cicurug.
“Dengan banyaknya kolaborasi seperti ini kami percaya lama-kelamaan kebiasaan baik akan terbentuk dan sampah yang berakhir dipembuangan sampah akan berkurang dengan sifnifikan” ujar Tana.
Sedangkan Wawan Gowdawan, Camat Cicurug, mengatakan Kecamatan Cicurug dan Otsuka selalu memiliki hubungan yang baik selama ini.
“Otsuka Ecovillage adalah salah satu program yang kami harapkan menjadi bagian dari solusi sampah di area ini. Masyarakat yang bebas sampah pastinya lebih aman, nyaman, dan bersih sehingga menghindarkan dari penularan penyakit yang ringan atau berbahaya. Kami sama-sama saling mendukung dan saling mengingatkan agar masyarakat bisa terus melihat manfaat hadirnya Otsuka Ecovillage di lingkungan ini” kata Wawan.
Pemerhati lingkungan yang juga Puteri Indonesia 2010, Nadine Alexandra, mendukung program Otsuka Ecovillage karena mengubah masyarakat untuk menjaga lingkungan. “Satu orang merubah kebiasaan saja akan sangat berarti bayangkan kalau satu perusahaan seperti yang dilakukan oleh Otsuka dengan Otsuka Ecovillage ini,” ujar Nadine.
Otsuka sebagai entitas bagian dari masyarakat Sukabumi berkomitmen untuk sepenuhnya membantu lingkungan dan program pemerintah lokal dalam menanggulangi sampah. Masa ini merupakan masa kritis untuk segera menggenjot program yang berkaitan dengan peduli lingkungan, karena itu Otsuka meluncurkan Otsuka Ecovillage.
Di Otsuka Ecovillage sampah organik akan dikelola dengan teknik lubang biopori sehingga menjadi kompos yang dipakai untuk tanah sekitar. Otsuka telah melakukan sesi pelatihan biopori untuk masyarakat sejak tahun lalu. Untuk sampah nonorganik akan dilakukan pemilahan sampah berdasarkan kategori di bank sampah Otsuka Ecovillage agar kemudian dapat didaur ulang. (yok)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *