Banjir ”Maut” di Lombok Barat Berangsur Surut

HEADLINE NUSANTARA

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Banjir yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berangsur surut. Namun sebagian wilayah masih banjir. Hal tersebut berdasarkan pantauan BPBD setempat pada Selasa (7/12).

Bencana ini berlangsung sejak Senin (6/12) yang mengakibatkan empat warga meninggal dunia,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, Ph.D, di Jakarta, Selasa (7/12).

Muhari mengatakan, BPBD Kabupaten Lombok Barat masih mencatat jumlah warga yang mengungsi sebanyak 1.557 KK. Warga mengungsi berasal dari dua kecamatan terdampak, yaitu Kecamatan Gunung Sari dan Kecamatan Batu Layar. Selain pengungsian, banjir juga berdampak pada 5.321 KK di dua kecamatan tersebut.
Banjir merendam sebanyak 4.873 unit, sedangkan 448 unit rumah rusak. Pihak BPBD setempat masih mengidentifikasi tingkat kerusakan rumah warga. Di samping itu, tiga unit jembatan meninting juga rusak. Hingga kini BPBD Kabupaten Lombok Barat dan organisasi perangkat daerah terkait terus melakukan pendataan korban dan fasilitas yang rusak akibat banjir.
”Jembatan yang rusak atau putus tiga unit yang berada di Kecamatan Sekotong satu unit, Kecamatan Batu Layar satu unit dan Kecamatan Gunung Sari 1 unit,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lombok Barat Hartono Ahmad pada hari ini, Selasa (7/12).
Hartono menginformasikan pihaknya yang dibantu BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat bersiaga mengantisipasi dampak susulan. Pada siang tadi ia menginformasikan kondisi cuaca awan gelap di wilayah Lombok Barat.
Pantauan prakiraan cuaca esok hari (8/12) pada dua kecamatan terdampak perpeluang berawan hingga hujan ringan. BMKG menginformasikan Provinsi Nusa Tenggara Barat berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada esok hari. Mewaspadai potensi banjir susulan, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan untuk tetap siap siaga. (Dani)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *