Satu Cara Jaga Wibawa, Jaksa Agung: Tidak Temui Pelanggar Hukum Atau Ormas “Bermasalah”

HEADLINE HUKRIM

Melindungi Jaksa Berintegritas

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Jaksa Agung ST. Burhanuddin ingatkan para Jaksa tidak menggadaikan wibawanya, dengan menemui pelanggar hukum atau organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang kerap meresahkan masyarakat (bermasalah, Red) terlebih dengan dalih menjaga stabilitas wilayah kerja.

“Ingat, kita adalah penegak hukum. Tidak sepatutnya kita menjalin hubungan yang harmonis dengan pelanggar hukum, terlebih dengan dalih untuk menjaga stabilitas wilayah kerja saudara.”

Pernyataan yang bernada perintah ini disampaikan saat memberi pengarahan dalam Rapat Kerja (Raker) Kejaksaan, usai membuka resmi acara, di Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Jakarta, Selasa (7/12).

Burhanuddin menjelaskan banyak cara untuk menjaga ketertiban dan ketenteraman umum tanpa harus menggadaikan kewibawaan.

“Sekali lagi, jaga kewibawaan kita karena hal itu berkaitan erat dengan marwah institusi. ”

“Hukum harus bisa ditegakkan kepada siapa saja dan tidak untuk dikompromikan kepada para pelanggar hukum, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan tertentu yang terindikasi sering melanggar hukum. ” tambah pemilik kumis tebal ini.

Namun, dalam pengarahan kepada Jajaran Adhyaksa se-Indonesia tidak disinggung pelanggar hukum, adalah pihak berperkara atau pihak yang mengatur perkara?

Juga, statement soal organisasi massa yang dimaksud, yang diistilahkan suka melanggar hukum.

Dengan statement-nya seolah pria kelahiran Cirebon ini, sepertinya sudah membaui ada sesuatu yang tidak beres dan berharap perilaku tersebut dihindari.

PERLINDUNGAN

Selain Jaksa harus profesional  terwujud dari bagaimana menjaga wibawanya, dia juga menyinggung soal integritas jaksa terkait dengan moral dan etika.

“Profesionalitas seorang Jaksa akan sempurna, jika dapat menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual dan integritas. ”

Integritas tidak melihat kedudukan, sehingga tidak akan ditolerir sedikitpun siapapun yang melakukan perbuatan tercela.

“Saya tidak segan-segan akan menindak tegas terhadap pegawai nakal yang menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya dalam bertugas.”

“Sebaliknya, setiap pegawai yang berani mempertahankan integritasnya dengan berani menolak perintah atasan yang secara nyata perintah tersebut melanggar hukum dan menciderai marwah instutisi, maka saya akan berikan perlindungan terhadap pegawai tersebut, ” tambahnya.

APRESIASI

Di awal pengarahan, dia mengapresiasi Tema Raker  Kejaksaan “Kerja Cerdas, Profesional, dan Berintegritas Untuk Menuju Indonesia Maju. ”

“Tema ini menggambarkan kebutuhan organisasi dalam menghadapi perkembangan zaman,” Burhanuddin memberi alasan.

Bekerja cerdas, bekerja secara efektif dan efisien serta bekerja secara terprogram dan terencana sehingga mendapat hasil yang lebih maksimal. “Banyak orang mampu bekerja keras, namun hanya segelintir orang yang dapat membaca peluang untuk bekerja secara cerdas, ” pungkasnya.

Sebelumnya, saat membuka Raker, Jaksa Agung berpendapat rutinitas Raker,  yang selama ini diselenggarakan di akhir tahun dirasa kurang tepat untuk membahas rencana program yang bersifat inovatif.

Dia beralasan  rencana anggaran pada tahun berikutnya telah ditetapkan sebelumnya, sebelum pelaksanaan Raker.

Pada akhirnya, inisiatif program yang muncul dalam Raker  yang beriringan dengan kebutuhan fiskal menjadi tidak terdukung oleh anggaran yang telah ditetapkan.

“Jiika dipaksakan adanya inisiatif-inisiatif program baru akan berimplikasi pada revisi anggaran dan ini merupakan preseden kurang baik terhadap proses perencanaan karena anggaran yang baru saja ditetapkan langsung direncanakan untuk direvisi. ”

Ketua Umum Panitia Raker Dr. Amir Yanto SH, MH menyampaikan acara yang berlangsung hingga 9 Desember, diikuti 914 Peserta, termasuk Atase Kejaksaan di Riyadh, Hongkong, Thailand dan Singapura.

“Selain Pejabat Eselon I, II dan pada Kejaksaan Agung, Pejabat Kejaksaan yang dikaryakan juga Para Kajati, Wakajati dan Para Asisten juga Para Kajari se-Indonesia, tuturnya. (ahi)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *