Dikelilingi Ratusan Bangunan Semipermanen, Stadion Internasional JIS Siap Diresmikan Maret 2021

HEADLINE MEGAPOLITAN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Progres pembangunan stadion bertaraf dunia Jakarta International Stadium (JIS) Ari Wibowo, saat ini tinggal tahap finishing. Sayangnya, bangunan megah yang menelan anggaran Rp 4,5 triliun tersebut masih dikelilingi ratusan bangunan semipermanen sehingga mengganggu keindahan tata kota. 

Manajer Proyek JIS Ari Wibowo membenarkan bahwa keberadaan ratusan bangunan di sebelah selatan dan timur tersebut masih menjadi PR bersama. “Kami masih terus berkoordinasi dengan Pemprov DKI maupun Walikota Jakarta Utara untuk mencari solusinya,” ujar Ari pada acara kunjungan perdana Wartawan Balaikota DKI Jakarta ke lokasi JIS di kawasan Sunter, Tanjung Priuk,  Jakarta Utara, Jumat (14/1).

Menurutnya di kawasan selatan JIS terdapat sekitar 600 bangunan yang mana dalam pembebasannya merupakan kewenangan Pemprov DKI. Adapun di sebelah timurnya yang terdapat sekitar 200-an merupakan kewenangan PT Kereta Api Indonesia (KAI)  selaku pemilik lahan.

Ari menambahkan bahwa progres pembangunan fasilitas stadion multifungsi tersebut sudah mencapai 93,85 persen. “Memasuki 123 pekan, pembangunan tinggal finishing pada pemasangan atap sistem buka tutup dan tribun. Pekerjaan akan segera selesai dan siap diresmikan pada Maret 2022,” kata Ari sambil mengajak wartawan berkeliling bangunan gedung yang dikerjakan oleh PT Jakpro tersebut.

Stadion bertaraf internasional ini memiliki kapasitas tempat duduk 82 ribu kursi yang saat ini sudah terpasang sekitar setengahnya. “Gedung ini didesain dengan konsep green building dan telah mendapatkan sertifikat great platinum,” jelas Ari. Proyek yang menghabiskan dana Rp 4,5 triliun tersebut menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja yang berasal dari Sabang sampai Merauke.

Sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,  stadion berbentuk oval ini didesain sebagai gedung multifungsi yang bisa dipakai untuk berbagai kegiatan lain seperti pertunjukan musik akbar, dan lainnya. “Untuk menunjang operasional multifungsi, atapnya dikonsep dengan sistem buka tutup. Kerangka atap beratnya 3.900 ton,” paparnya.

Berdasarkan pengamatan sejumlah wartawan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sehingga wartawan ragu kalau JIS bakal dilakukan soft launcing pada pekan kedua Februari atau peresmian pada Maret mendatang. “Lihat saja masih banyak berserakan di sana-sini, termasuk pekerjaan tribun,  atap, rumput, dan lainnya,” ujar seorang wartawan Ibukota. (joko)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *