Sidik Perkara Satelit dan HAM Berat, Panglima TNI: Kita Siap All Out Dukung Jaksa Agung

HEADLINE HUKRIM

Diduga Melibatkan Oknum TNI

JAKARTANEWS.ID- JAKARTA: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa siap mendukung langkah Jaksa Agung dalam menuntaskan perkara Satelit Kementerian Pertahanann Tahun 2015 – 2021.

“Kami menyatakan siap mendukung Keputusan Pemerintah dalam proses hukum Proyek Satelit Kementerian Pertahanan, ” tegasnya, Jumat (14/1).

Bahkan, Panglima TNI juga menambahkan institusinya siap All Out mendukung hingga proses peradilan, termasuk proses hukum koneksitas.

“Jadi Bapak Jaksa Agung yakin bahwa kita akan mendukung apapun yang Beliau minta.”

Pernyataan tersebut Panglima TNI dalam keterangan pers bersama Jaksa Agung ST. Burhanuddin usai pertemuan, di Kejaksaan Agung.

Seperti diketahui, Jumar sore Jampidsus Dr. Febrie Adriansyah mengumumkan peningkatan status proyek Satelit ke Penyidikan.

Pengumuman peningkatan status penyidikan perkara itu dihadiri Jampidmil Laksamana Muda TNI Anwar Saadi terkait rencana pemeriksaan saksi dari unsur TNI.

Jaksa Agung mengutarakan pertemuan dengan Panglima TNI adalah dalam kerangka koordinasi dan sinergitas dalam penegakan hukum.

“Tidak ada lain yang dibicarakan, selain koordinasi dan sinergitas dalam penegakan hukum.”

Dalam pertemuan tersebut, Jaksa Agujlng didampingi Wakil Jaksa Agung, Para Jaksa Agung Muda dan Kepala Badiklat Kejaksaan.

KASUS HAM BERAT

Pada kesempatan tersebut, Andika mengatakan kesiapan TNI membantu Kejaksaan Agung tidak terbatas kasus Satelit, tetapi kasus pelanggaran HAM Berat Paniai, Papua.

Sekaligus, kasus dugaan Korupsi Dana Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD) Tahun 2013 -2020.

“Kita siap mendukung apapun yang diperlukan mulai dari menghadirkan saksi, barang bukti dan lain sebagainya.” pungkas Andika.

Bantuan TNI kepada Jaksa Agung bukan pertama kali dilakukan. Jauh sebelumnya hal serupa pernah dilakukan saat pengusutan kasus  Big Fish, akhir 2010.

Saat itu, Timtas Tipikor bentukan Jaksa Agung Hendarman Supandji tengah menyidik kasus Pembobalan Asabri dan berlanjut pada penetapan tersangka terhadap Dirut PT. Asabri Mayjen TNI Subarda Midjaja dan kasus penggadaan Helikopter. (ahi)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *