Tingkat Kepercayaan Rakyat Pada Pemerintah di Urutan 4 Dunia, Lodewijk Paulus Puji Cara Jokowi Tangani Covid-19

HEADLINE PARLEMEN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Tingkat kepercayaan rakyat Indonesia terhadap pemerintah menduduki urutan ke 4 dunia, yakni sebesar 76 persen. Demikian hasil survei yang dirilis Edelman Trust di awal tahun 2022 ini.

Posisi Indonesia sendiri berada di bawah Tiongkok (91%), Uni Emirat Arab (87%), dan Arab Saudi (82%).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus menyatakan, Indonesia dapat menjaga dengan strategis penanganan pandemi Covid-19.

“Mungkin kita lebih mengenal gas dan rem. Inilah yang menjadi strategi pemerintah menjaga,” kata Lodewijk kepada para wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (21/1/2022).

Menurut Lodewijk, tolak ukur yang paling dilihat adalah bagaimana antara pemerintah dengan semua stakeholder di Indonesia termasuk masyarakat mampu menangani Covid-19.

“Kedua mampu menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ini yang penting,” ujar Sekjen DPP Partai Golkar.

Lodewijk mengingatkan, banyak negara yang mampu menangani Covid-19, tapi ekonominya anjlok.

“Demikian juga ada yang fokus pada ekonomi tapi ternyata penyebarannya tinggi, nah di beberapa negara kita bisa lihat hal tersebut terjadi,” jelas Lodewijk.

Sebagai salah satu pimpinan DPR RI, Lodewijk menginginkan, penanganan Covid-19 menjadi prioritas utama.

“Kalau Covid-19 sudah tertangani dengan baik, baru kita bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kalau Covid-19 rendah Kita percaya pertumbuhan ekonomi bisa tinggi. Di sisi lain, kalau Covid-19 tinggi maka ekonomi turun. Itu menjadi perhatian kita bersama,” tegas mantan Danjen Kopassus ini.

Sekali lagi, tambah Anggota Komisi I DPR RI ini, apa yang disampaikan dunia internasional tidak lepas dari hasil-hasil survei yang dilakukan di Indonesia.

“Memang harus diakui bersama, tingkat kepercayaan kepada Pak Jokowi dan pembantunya sudah sedemikian tinggi. Ini tentunya ditunjang bagaimana pemerintah menangani Covid-19 dan perbaikan di sektor ekonomi,” pungkas Lodewijk Paulus. (Daniel)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *