Ya Ampun, Saat Ini 6.476 Warga DKI Dirawat di Rumah Sakit Akibat Covid-19

HEADLINE MEGAPOLITAN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Ya ampun,  kasus Covid-19 di  DKI Jakarta makin memprihatinkan. Dalam sehari ini jumlah kasus aktif bertambah sebanyak 834 kasus sehingga jumlah totalnya menjadi 6.476 orang yang kini dirawat di rumah sakit maupun menjalani isolasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk kesekiankalinya mengimbau masyarakat untuk berdisiplin menerapkan protokol kesehatan. “Pada hari ini, jumlah kasus Covid-19 bertambah signifikan. Sebaiknya masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah,” ujarnya di Jakarta, Jumat (21/1).

Secara terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 834 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 6.476 orang yang masih dirawat/isolasi.  “Perlu digarisbawahi bahwa 4.633 orang dari jumlah kasus aktif (71,5%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri,” ujarnya. Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 1.484 orang sehingga total 875.743 kasus, yang mana 1.253 di antaranya (84,4%) juga merupakan transmisi lokal.

Dwi turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Dari 1.177 orang yang terinfeksi, sebanyak 827 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 350 lainnya adalah transmisi lokal. “Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas,” papar Dwi.  Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, hari ini dilakukan tes PCR sebanyak 22.085 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 21.643 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.484 positif dan 20.159 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 46.889 orang dites, dengan hasil 546 positif dan 46.343 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 855.676 dengan tingkat kesembuhan 97,7%, dan total 13.591 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%. “Yuk, tetap jaga prokes dan patuhi aturan PPKM level 2 supaya kita bisa lepas dari pandemi ini,” imbau Dwi. (joko)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *