Tabrakan Beruntung di Balikpapan, Novita Wijayanti: Dalops Kemenhub dan BPTD Daerah Harus Ditingkatkan

HEADLINE PARLEMEN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Sebuah kecelakaan beruntun terjadi dengan melibatkan truk tonton dan sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat di wilayah Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Truk tonton yang mengalami rem blong menabrak sejumlah kendaraan hingga menewaskan 5 orang.

Merespons hal tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mengungkapkan turut berbelasungkawa terhadap korban lakalantas yang terjadi.

Novita mengungkapkan kekecewaannya terhadap kecelakaan yang disebabkan oleh truk bermuatan besar ini, terlebih mengalami rem blong.

“Kendaraan besar ini kan harusnya ada ketentuan, kapan dan dijalan mana saja boleh jalan. Muatannya bagaimana. Belum lagi pemeriksaan kendaraan secara rutin oleh pemilik kendaraan, bisa jadi tidak dilakukan,” kata Novita yang tengah memimpin kunjungan kerja (kunker) Ke Bali, Jumat (21/1/2022).

Menurut Novita, pengawasan bisnis angkutan material seperti ini masih sangat lemah.

“Kejadian ini kan menandakan pelanggaran operasi truk ODOL (Over Dimensi dan Over Loading) jalan raya nampaknya belum menyurut, sehingga menyebabkan lakalantas seperti ini. Ya, ini sangat mengecewakan menurut saya,” ucap politisi Partai Gerindra ini.

Oleh karena itu, Novita menekankan pengawasan di bidang Pengendalian Operasi (Dalops) pada Kementerian Perhubungan dan Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) yang berdomisili di setiap provinsi harus ditingkatkan.

Novita menyebut, pengawasan penyelenggaraan pengujian berkala kendaraan bermotor yang diselenggarakan Dinas Perhubungan di kabupaten/ kota juga harus lebih diperketat lagi.

“Saatnya untuk mempercepat penuntasan truk ODOL beroperasi di jalan, tidak perlu menunggu lama, ketimbang korban kecelakaan makin bertambah. Ruas-ruas jalan yang memiliki geometrik turunan harus dilengkapi dengan jalur penyelamat,” pungkas Novita Wijayanti. (Daniel)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *