Kapolsek Tambora Ancam Pelaku Tawuran Tidak akan Bisa Dapat SKCK

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Rosana Albertina Labobar secara tegas tidak akan mengeluarkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) kepada pelaku tawuran di wilayahnya.

“Kalau mau masa depan cerah, jangan coba-coba ikut tawuran, karena kami tidak akan keluarkan SKCK bagi yang tercatat pernah terlibat tawuran,” kata Polwan alumni Akpol tahun 2007, Selasa (14/6/2022) malam.

Kapolsek yang akrab disapa Ocha itu menyampaikan hal tersebut saat menyambangi Pos RW01 Kel. Angke, Kec. Tambora. “Malam ini kami memberikan penyuluhan terkait aksi tawuran di kalangan remaja,” ujarnya.

Ocha mengatakan, pihaknya datang pasca terjadinya tawuran remaja sehari sebelumnya.. Namun para pelaku tawuran yang sempat saling serang berhasil dibubarkan petugas patroli. “Tidak boleh lagi terjadi tawuran di kampung ini karena akan merugikan diri sendiri dan meresahkan masyarakat,” ungkap Ocha .

Sejumlah remaja yang diundang diantaranya ada yang pernah terlibat satu persatu membuat pernyataan tidak mengulangi lagi dan diminta sidik jari. “Ingat, namanya sudah dicatat. Kalau masih tawuran Polsek Tambora tidak akan keluarkan SKCK,” tuturnya dengan menyebutkan nama-nama pelaku tawuran tetap tercatat di kepolisian.

Sementara itu, Hajjah Komariah (58), dikenal sebagai Ketua RW06 Kel. Angke, mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Tambora yang telah memberikan penyuluhan.

“Pada bulan puasa lalu hampir setiap hari menjelang subuh terjadi tawuran. Saya tidak mencari anak- anak yang tawuran tapi mendatangi orangtuanya meminta agar menjaga anaknya,” kata Komariah kepada kapolsek. (Warto)

Leave a Reply