Piala Presiden: Persebaya Surabaya Bermain Imbang Lawan Bhayangkara FC

JAKARTANEWS.ID – BANDUNG: Laga Grup C Piala Presiden 2022, Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 lawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Senin (13/6/2022) malam.

Persebaya sempat unggul lebih dulu melalui gol Ahmad Nofiandani menit 64. Kemudian Bhayangkara FC menyamakan gol melalui Anderson Salles pada injury time menit 90+5.

Awal babak kedua setelah di babak pertama bermain imbang 0-0, dua tim memasukkan pemain baru.

Persebaya memasukkan tiga pemain asing barunya, Sho Yamamoto, Higor Vidal dan Silvio Junior, gantikan Syaiful, Michael Rumere dan Julian Mancini.

Sementara Bhayangkara FC masukkan Kasim Botan dan Sani Rizky gantikan Fingky Pasamba dan Antoni Putro.

Pergantian permainan langsung lebih agresif dengan masuknya sejumlah pemain baru di dua kesebelasan.

Gawang Persebaya terancam menit 54 melalui sepakan Sani Rizky, beruntung hanya menyamping di sisi kanan gawang Persebaya.

Persebaya coba menekan melalui agresivitas pergerakan pemain asing yang baru masuk. Namun gelombang serangan belum membuahkan hasil.

Terus ditekan, Bhayangkara FC kembali masukkan dua pemain baru menit 60, Dendy Sulistyawan dan Ruben Sanadi gantikan Youness Mokhtar dan Abdul Rahman.

Dua menit setelahnya, kembali gawang Persebaya diancam, namun Andhika Ramadhani tampil apik dengan berhasil menepis sepakan akurat Youssef Ezzejjari.

Memanfaatkan serangan balik, Persebaya membuka gol menit 64 melalui Ahmad Nofiandani. Memanfaatkan umpan daerah matang Brylian Aldama, Ahmad Nofiandani bisa lepaskan sepakan mendatar berbuah gol, skor 0-1.

Memanfaatkan momentum, Persebaya coba terus menekan. Namun tembok kokoh Bhayangkara FC sulit ditembus hingga menit 75. Persebaya memasukkan bek anyar, Dandi Maulana gantikan M Zainuri menit 76.

Empat menit setelahnya giliran Bhayangkara memasukkan tenaga baru, Andik Vermansyah gantikan Wahyu Subo Seto.

Tensi permainan terus tinggi memasuki 10 menit akhir laga. Duel sengit lini tengah terus diperagakan oleh dua kesebelasan. Tingginya tensi permainan menjadikan wasit tak jarang meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran.

Persebaya harus kebobolan menit 90+5 lewat Anderson Salles. Memanfaatkan kesalah pahaman lini belakang, Anderson Salles bisa lepaskan tendangan akurat berbuah gol, skor 1-1 sekaligus menjadi hasil akhir. (Amin)

Leave a Reply