MAKI Laporkan Mantan Pejabat Kemenkumham ke Kejati DKI

Kejati DKI Segera Menindaklanjuti

JAKARTANEWS.ID -JAKARTA: MAKI menyampaikan pengaduan masyarakat kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta atas dugaan pungutan liar (Pungli) yang diduga dilakukan oleh Oknum Mantan Pejabat pada Kementerian Hukum dan HAM.

Laporan telah diterima oleh KejatI DKI dan akan segera ditindaklanjuti, Rabu (15/6).

“Kita berharap Jajaran Kejati DKI segera menuntaskan agar praktik-praktik semacam itu tidak berulang,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Kamis (16/6).

Boyamin menjelaskan pelaporan dugaan Pungli ini dilampiri bukti dugaan transfer rekening bank dengan nilai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

“Laporan Aduan ini tetap kedepankan azas praduga tidak bersalah , menyerahkan sepenuhnya kepada Kejati DKI Jakarta untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” dia mengingatkan.

TAWARKAN JABATAN

Kepada Jakartanews.id., Boyamin mengungkapkan modus yang digunakan dengan menawarkan jabatan atau membantu Pejabat Eselon IV Kemenkumham tetap dalam jabatannya.

“Caranya, meminta uang dari Pejabat Rutan/Lapas di Indonesia.”

Dia tidak mengetahui persis jumlah uang yang diminta, namun ditaksir puluhan hingga ratusan juga rupiah.

“Dana yang diperoleh itu diduga ditampung di rekeningnya, keluarga dan atau anak buahnya.”

Guna melicinkan aksinya, tambah Boyamin oknum Mantan Pejabat Eselon III itu menakut-nakuti pegawai, bila tidak mengikuti kemauannya bakal dimutasi ke daerah terpencil.

“Semua, kita serahkan kepada Kejati DKI agar praktik semacam ini tidak mengotori upaya Pimpinan Kemenkumham membangun ASN yang profesional dan berintegritas,” akhirinya.(ahi)

Leave a Reply