Wapres Kembali Serahkan Manfaat Program BPJAMSOSTEK Rp2,8 Miliar di Pangkalpinang

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Wakil Presiden Ma’ruf Amin belum lama ini kembali menyerahkan manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK). Kali ini Ma’ruf Amin menyerahkan manfaat senilai Rp2,8 miliar kepada 10 ahli waris keluarga peserta di Pangkalpinang.

Sebelumnya Ma’ruf Amin melakukan hal yang sama di Kendari dan Surabaya. Dalam penyerahan manfaat ini turut mendampingi Wapres Ma’ruf Amin yaitu Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo dan Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. Kepulauan Bangka Belitung.
Manfaat tersebut terdiri dari santunan kematian akibat kecelakaan kerja (JKK), manfaat Jaminan Kematian (JKM), manfaat Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Hari Tua (JHT) dan manfaat beasiswa pendidikan. Menurut data dari BPJAMSOSTEK, total pembayaran manfaat kepada peserta selama bulan Mei 2021 hingga Mei 2022 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai Rp232 miliar dengan jumlah kasus sebanyak 18 ribu lebih kasus. Sedangkan untuk bantuan beasiswa pendidikan anak pada periode yang sama sebesar Rp953 juta untuk 257 anak.
Dalam keterangannya Anggoro Eko Cahyo mengatakan penyerahan santunan ini merupakan bentuk hadirnya negara dalam memberikan kepastian akan jaminan sosial kepada seluruh pekerja Indonesia. ”Hari ini diserahkan santunan manfaat program BPJAMSOSTEK secara simbolis kepada 10 peserta kami di Pangkalpinang, Bapak Wapres langsung yang menyerahkannya kepada keluarga dari peserta yang meninggal dunia, termasuk di dalamnya ada bantuan beasiswa pendidikan anak,” kata Anggoro dalan keterangan pers pada Kamis (16/6/2022).
Dirinya juga mengapresiasi atas dukungan pemerintah daerah, serta kesadaran yang tinggi dari perusahaan atau badan usaha dalam mendaftarkan tenaga kerjanya menjadi peserta BPJAMSOSTEK.
”Hadirnya Bapak Ma’ruf Amin untuk menyerahkan santunan ini mempertegas apa yang diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo melalui instruksinya. Yang meminta seluruh pihak untuk mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Indonesia. Yang artinya seluruh pekerja di Indonesia akan terlindungi dari risiko-risiko sosial ekonomi yang mungkin terjadi,” tegas Anggoro.
BPJAMSOSTEK merupakan institusi yang diberikan mandat oleh undang- undang untuk menyelenggarakan lima program demi kesejahteraan pekerja dan keluarganya, yaitu program JKK, JKM, JHT, JP dan yang terbaru JKP.
Anggoro melanjutkan, profesi atau pekerja yang pihaknya fokuskan saat ini untuk segera mendapatkan perlindungan antara lain: pegawai non ASN, guru dan tenaga kependidikan, pekerja transportasi, petani & nelayan serta pekerja rentan. Saat ini jumlah tenaga kerja yang terlindungi BPJAMSOSTEK di Provinsi Kep Bangka Belitung per April 2022 masih berada pada kisaran 24 persen.
”Kami mengajak kepada seluruh pekerja dan pemberi kerja untuk memastikan dirinya terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan, karena dengan memiliki perlindungan, pekerja yang sedang bekerja hingga keluarganya yang menanti di rumah dapat menjalaninya dengan tenang, dan tentu saja akan berujung pada masyarakat Pangkalpinang, dan secara luas masyarakat Provinsi Bangka Belitung yang lebih produktif dan sejahtera,” cetus Anggoro.
Sementara itu di lokasi yang berbeda Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang Jefri Iswanto, mengatakan penyerahan santunan oleh Wapres. Ma’ruf Amin kepada ahli waris tersebut merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam hal menyejahterakan seluruh pekerja Indonesia
”Semoga dengan adanya pemberian simbolis ini menumbuhkan kesadaran kepada seluruh pemberi kerja dan pekerja agar melindungi pekerjanya dengan program BPJAMSOSTEK, yang menjadi bukti nyata bahwa pemerintah/negara hadir untuk melindungi rakyatnya,” tegas Jefri.(Dani)

Leave a Reply