Program Pemerintah Melalui Migrasi Siaran TV Digital Sangat Baik

JAKARTANEWS.ID -JAKARTA: Siaran televisi digital atau analog switch off (ASO) ini, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dimana target paling lambat 2 November 2022.

Pemerintah pun bertekad untuk mematikan televisi analog, yang sudah mengudara 60 tahun, apalagi migrasi sistem penyiaran televisi analog ke televisi digital ini memang sudah menjadi keniscayaan bagi negara-negara di dunia, seiring semakin berkembangnya teknologi.
Kita ketahui bahwa migrasi televisi digital ini akan dilakukan dalam tiga tahap, dimana tahap I berlangsung 30 April 2022, sedangkan untuk tahap II pada 25 Agustus 2022 dan tahap III pada 2 November 2022.

Masyarakat pun secara bertahap sudah menyaksikan siaran TV digital. Pemerintah dan seluruh lembaga penyiaran juga bertekad agar pelaksanaan ASO berjalan dengan baik.

Bagi Jemmy Alexander yang bekerja sebagai karyawan swasta mengungkapkan, program pemerintah melalui migrasi siaran TV analog ke digital sangat baik, apalagi bagi masyarakat perkotaan yang mengerti teknologi.
“Siaran TV digital ini menggunakan tehnologi yang cangih, sehingga gambar dan suara yang dihasilkan pastinya memuaskan bagi pemirsanya,” kata Jemmy, saat diminta tanggapannya seputar siaran TV digital, Jumat (17/06/2022).

Warga Kecamatan Cipayung, Depok ini juga menyebutkan dengan adanya program TV digital pastinya masyarakat dapat menikmati channel siaran baru, sehingga tidak membosankan bagi para penonton, ujar Jemmy, yang sudah menggunakan siaran TV digital.

Ia menyebutkan dengan menggunakan siaran TV digital saat ini, jelas yang dapat dirasakan adalah dari segi gambar yang kita tonton pastinya lebih jernih. Namun saat kita menonton bila tidak mendapatkan signal, maka tampilan gambar pun hilang, paparnya.

Mengenai adanya siaran TV digital ini, Jemmy mengetahuinya dari informasi pemerintah melalui media massa seperti televisi, berita online yang mensosialisasikan bahwa akan adanya migrasi siaran TV dari analog ke digital, jelasnya.

Jimmy juga menyebutkan untuk siaran TV digital ini dilingkungan tempat tinggalnya baru sebagian yang memiliki TV digital, tentunya mereka juga menggunakan set top box (STB).

Dengan adanya program tv digital, ini, ia berharap signal TV digital ditambah kapasitasnya menjadi signal kuat, agar siaran di TV tidak terganggu saat menonton.

Dengan adannya TV digital ini, menonton tidak menjadi bosan, serta banyak chanel TV baru yang bisa ditonton, tambahnya. (Naek)

Leave a Reply