Jangan Lewatkan Siaran Digital, Cek TV Anda Sekarang Juga

JAKARTANEWS.ID -JAKARTA: Proses penghentian siaran TV analog dilakukan dalam tiga tahap. Analog Switch-Off (ASO) Tahap 1 pada 30 April di 56 wilayah siaran mencakup 166 kabupaten/kota.

Sedangkan ASO Tahap 2 pada 25 Agustus 2022 mencakup 31 wilayah siaran di 110 kabupaten/kota, serta ASO Tahap 3 pada 2 November mencakup 25 wilayah siaran di 63 kabupaten/kota.

Sementara itu Pemerintah menargetkan migrasi siaran televisi analog ke digital paling lambat dilakukan 2 November 2022.

Untuk mendukung tahapan migrasi dari siaran TV analog ke TV digital tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika terus melakukan perluasan jangkauan sinyal untuk bisa menangkap siaran TV digital.

Kemenkominfo juga terus mendorong penyelenggara multipleksing untuk membangun infrastruktur siaran digital.

Perluasan kekuatan jangkauan sinyal ini penting dilakukan karena masyarakat bisa menikmati kualitas siaran TV digital yang bersih gambarnya, jernih suaranya, dan canggih teknologinya.

Adapun untuk mengecek jangkauan sinyal TV Digital di wilayah anda, tentunya pastikan sudah mengunduh aplikasi, dimana bisa dilakukan menggunakan aplikasi resmi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Dengan bantuan aplikasi tersebut kamu bisa cek sinyal TV Digital di wilayah anda yang sudah mulai mengudara.

Berikut, cara untuk mengecek sinyal siaran TV digital, Anduh aplikasi Sinyal TV Digital di Google Play Store atau App Store. Kemudian Buka aplikasinya, lalu, platform akan meminta izin mengakses lokasi anda, pilih izinkan Aplikasi akan menampilkan peta sesuai lokasi.

Selanjutnya, ada bagian kiri bawah terdapat kolom Legend. Jika kolom itu dibuka, maka bakal memberikan informasi di mana lokasi sinyal televisi digital dengan keterangan kuat hingga lemah.

Lalu, cek warna pada peta untuk mengetahui ada tidaknya siaran digital. Akan ada keterangan terkait warna di platform, yaitu merah berarti sinyal bagus, hijau atau kuning sedang, dan abu-abu biru kurang jelas.

Namun, pastikan pula televisi di rumah anda sudah dilengkapi dengan penerima siaran televisi digital DVBT2. Jika televisi di rumah Anda hanya bisa menerima siaran TV Analog, maka Anda perlu memasang perangkat set top box (STB) TV digital.

Sementara itu Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang Komunikasi Publik, Rosarita Niken Widiastuti menyatakan Kementerian Kominfo telah melakukan reviu terhadap 8 wilayah siaran yang telah dihentikan siaran televisi analog.

Menurut Niken, keberadaan siaran digital memungkinkan masyarakat di wilayah siaran yang telah melakukan penghentian total siaran analog menyaksikan layanan siaran lebih banyak dari sebelumnya.

“Sebanyak 8 wilayah yang sudah dihentikan siarannya, dari wilayah tersebut untuk Wilayah Riau-4 yaitu Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti semula masyarakat hanya dapat menonton siaran analog TVRI lokal dan TV Bengkalis. Dengan adanya siaran digital, masyarakat bisa menonton TVRI Nasional, TVRI World, TVRI Sports,” jelas Niken dalam konferensi pers belum lama ini, seperti dikutip dari siarandigital.kominfo.go.id.

Lanjutnya, kemudian untuk daerah Wilayah Nusa Tenggara Timur-3 yaitu Kabupaten Timur Tengah Utara, Belu, Malaka yang semula hanya bisa menyaksikan TVRI lokal dan LPP Pinmabo TV sekarang bisa menyaksikan siaran TVRI Nasional, TVRI World dan TVRI Sports.

“Adapun Wilayah Papua Barat-1 yaitu Kota Sorong dan Kabupaten Sorong yang sebelumnya masyarakat hanya bisa menyaksikan siaran analog TVRI Analog dan Kompas TV sekarang bisa menyaksikan siaran TVRI Nasional, TVRI World dan TVRI Sports,” tutur Rosarita Niken.

Stafsus Menteri Kominfo Bidang Komunikasi Publik juga menyebutkan, TV lokal daerah sekarang ini sudah dalam proses tindak lanjut ke siaran digital dan bisa ditonton masyarakat.

“Semua ekosistem di wilayah tersebut sudah selesai 100 persen, infrastruktur multipleksing dan set top box sudah tersedia dan bisa digunakan,” tuturnya. (Naek)

Leave a Reply