Migrasi Siaran TV Digital, Warga Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang Siapkan Set Top Box

JAKARTANEWS.ID -JAKARTA: Terkait dengan siaran TV digital, pemerintah menargetkan migrasi siaran dari siaran analog ke digital paling lambat dilaksanakan pada 2 November 2022.

Tentunya dalam mendukung tahapan migrasi tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika terus melakukan perluasan jangkauan sinyal sehingga masyarakat bisa menangkap siaran TV digital.

Selan itu pula Kemenkominfo terus mendorong penyelenggara multipleksing untuk membangun infrastruktur siaran digital.

Perluasan kekuatan jangkauan sinyal ini penting dilakukan karena masyarakat bisa menikmati kualitas siaran TV digital yang bersih gambarnya, jernih suaranya, dan canggih teknologinya.

Program TV digital ini menurut warga masyarakat yang tingal di daerah Kabupaten Tangerang sangat baik, karena gambar yang dihasilkan siaran TV digital ini lebih jernih dan tidak ada semut seperti saat menggunakan menyaksikan siaran TV analog.

“Saya saat ini sudah menggunakan siaran TV digital, tentunya memiliki kelebihan tersendiri,” kata Haris Sunandar, Minggu (18/06/2022), saat berkomentar seputar menggunakan siaran TV digital.

Warga Jl. Desa Cibogo, Kampung Cibelut, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang ini menyebutkan setelah beralih dari saran TV analog ke digital ternyata sangat baik, karena mampu menghasilkan gambar yang sangat jernih.

“Tidak dari segi gambar yang dihasilkan, chanelnya pun semakin beragam,” katanya.

Haris mengaku mengetahui informasi tentang siaran TV digital ini, dari laman Kominfo, dimana beberapa waktu yang lalu Kominfo mengatakan akan mematikan siaran TV analog.

“Dengan adanya informasi tersebut, sehingga mau tidak mau saya harus membeli Set Top Box (STB). Meskipun awalnya terpaksa tetapi saya puas karena gambar yang dihasilkan sangat jernih,” jelas Haris.

Ia juga menyebutkan, dilingkungan tempat tinggalnya Kampung Cibelut, belum semua warga menggunakan saran TV digital, hanya beberapa itu pun dari kalangan tetangga.

Dijelaskannya, membeli STB ini, mengingat TV yang ada dirumahnya TV Android masih model lama, yang belum bisa menangkap digital, makanya ia pun membeli STB.

“Saya membeli STB dengan Merk Rinai. Merk tersebut sangat bagus karena mampu menangkap sinyal secara kuat. Harga waktu itu Rp.250 ribu. Mungkin harga yang lumayan. Namun harga membuktikan bahwa kualitas memang benar. Karena dikala STB lain tiba tiba hilang karena gangguan cuaca, merk Rinai tidak dan tidak pernah putus siarannya,” paparnya.

Untuk menentukan STB, Haris pun mencari referensi yang cukup baik, sehingga ia membeli produk tersebut di Toko daerah Pondok Aren, Tangerang.
Saat membeli STB tersebut, ia pun di ajarkan bagaimana cara untuk menggunakan STB tersebut.

“Alhamdulillah saat ini malah saya bisa mengajarkan ke tetangga yang kan menggunakan STB,” tuturnya.

Dikatakannya, TV digital ini memberikan tayangan kualitas, yang pasti lebih bening gambarnya.

“Chanel jangan sampai no signal. Karena beberapa Chanel TV nasional sering no signal dan berhenti sendiri, mudah-mudahan bisa diperbaiki,” kata Haris yang sudah menggunakan siaran TV digital di rumahnya.

Ia menambahkan, dengan TV digital ini, banyak program acara yang dapat dinikmati, karena banyaknya chanel yang dapat di tonton.

“Kita juga bisa leluasa memilih chanel yang kita inginkan. Saran saya agar Chanel ditambah, tambahannya program olahraga dan anak-anak serta musik dangdut,” tutup Haris. (Naek)

Leave a Reply