TAPI: Berharap Kejati DKI Ungkap Mafia Cipayung Sampai Aktor Intelektual

Apresiasi Tangani Mafia Tanah Cipayung

Ketua TAPI Iqbal Daud Hutapea. (Ist)

JAKARTANEWS.ID -JAKARTA: Tim Advokasi Patriot Indonesia (TAPI) apresiasi langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI dalam penanganan perkara Mafia Tanah Cipayung.

Namun, gendang perang ditabuh akan lebih bergaung dan menimbulkan efek penjeraan, bilamana diikuti  pemeriksaan pejabat yang diduga terlibat di tingkat kelurahan, kecamatan dan ATR/ BPN.

“Semua ini guna membuktikan kepada Publik bahwa Pemberantasan Mafia Tanah dilakukan tanpa tebang pilih,” harap Ketua TAPI Iqbal Daud Hutapea, Kamis (23/6).

Apresiasi TAPI terkait penetapan seorang oknum Notaris LDS, Mantan Pejabat Dinas Pertamanan dan Lahan Kota (Distamhut) DKI inisial HH dan MTT dari unsur swasta sebagai tersangka.

“Kita apresiasi langkah Kejati DKI, sebab penetapan oknum Notaris berjalan melalui proses waktu yang panjang,” tuturnya.

Kajati DKI Dr. Reda Manthovani sudah isyaratkan pihaknya akan mengejar semua pihak yang terlibat tidak berhenti pada LDS Dkk, Rabu (15/6).

MENTAL PEJABAT

Terkait sering ditemukan pembebasan lahan bermasalah, Iqbal menyebutkan akibat moralitas dan mental oknum pejabat yang berwenang terkait pembebasan lahan.

“Ada kecendrungan, mereka lebih mudah diatur oleh kepentingan para Cukong dan Mafia Tanah, ” tuturnya.

“Akibat mental Para oknum pejabat tersebut, tanpa sadar reputasi mereka  tergadaikan. Publik mencemooh.”

Iqbal Daud Hutapea  berharap dengan Menteri ATR/BPN yang baru Hadi Tjahyanto, Marsekal Purnawirawan TNI, para oknum Pejabat ATR/BPN yang bermain-main dengan pembebasan lahan dapat ditindak tegas.

“Tindak tegas terhadap mereka yang bermain-main dan terlibat dalam kasus Mafia Tanah,” pungkasnya. (ahi)

Exit mobile version