Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Bawa Kabur Tas Isi Rp 10 Juta Milik Warga Papua, Driver Taksi Online Ditangkap Polisi 

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Tersangka CNT (23), seorang driver taksi online nekat membawa kabur  tas berisi uang Rp 10 juta milik penumpang ditangkap Unit Reskrim Polsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat. Selain uang, di tas tersebut terdapat buku tabungan dan ATM.

Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Rohman Yonky Dilatha menjelaskan, korban berinisial AH warga asal Papua pada hari Senin (20/6/2022)
sekitar pukul 15.00 WIB  memesan taksi online bertujuan ke Dapoer Djoeang Pondok Cina,  Jakarta Selatan.

Setelah sampai di tempat makan
sekitar pukul 18:15 WIB,  pelaku  CNT diminta menunggu dan akan ditambah pembayaran Rp 500 ribu oleh korban.

“Selanjutnya korban dari tempat makan tersebut minta diantar ke Hotel Red Star di Jalan Mangga Besar VII,, Tamansari, dan waktu turun memberikan uang tambahan Rp 500 ribu,” kata kapolsek saat merilis kasus ini didampingi  Kasi Humas  Polres Metro Jakarta Barat, Kompol M Taufik Iksan, Senin (11/7/2022).

Dipaparkan Rohman, rupanya setiba di depan Hotel Red Star sekitar pukul 23.18 WIB, Korban baru menyadari bahwa tas yang berisikan uang tunai Rp10 juta tertinggal di Grab Car . “Korban segera menghubungi sopir taksi online dan dijawab “Sabar ya saya putar di lampu merah” ujar kapolsek  menirukan ucapan pelaku

Namun, lanjut kapolsek,  setelah ditunggu pengemudi itu tidak kembali menemui korban, padahal pelaku sempat dua kali ditelepon tapi tidak diangkat dan belakangan HP nya tidak aktif. Pada saat itu korban melapor ke Polsek Metro Tamansari.

Selanjutnya kata kapolsek, dipimpin Kanit Reskrim AKP Roland Olaf Ferdinan bergerak cepat mencari pelaku, dan selang dua hari setelah kejadian akhirnya tersangka CNT berhasil mengamankan .

Ditambahkan kapolsek, pelaku saat dilakukan penangkapan tidak melawan dan mengakui perbuatannya. Atas perbuatannya, pelaku
dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (Warto)

Tinggalkan Balasan