Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Pastikan Pemiliknya, Menteri Hadi Tjahjanto Bagikan Langsung Sertifikat Tanah di Jaksel

Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menyerahkan langsung sertifikat tanah. (Ist)

JAKARTANEWS.ID -JAKARTA: Untuk memastikan pemiliknya, Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto kembali menyerahkan langsung sertifikat tanah secara door to door kepada warga di Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (18/7).

Penyerahan sertifikat tanah tersebut melalui program strategis nasional yakni Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau dikenal dengan PTSL

Dalam kesmpatan tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menyerahkan sebanyak 36 sertipikat kepada delapan perwakilan warga Manggarai, Jakarta Selatan.

Dalam hal penyerahan sertifikat tanah ini, Eks Panglima TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan dikarenakan banyaknya kasus mafia tanah yang merubah sertifikat  tanah misalnya luas tanah 75 meter menjadi sekian ribu meter.

“Tidak hanya merubah luas tanah, mafia tanah juga bisa merubah nama pemilik sertifikat tanah yang tadinya pemilik A dirubah menjadi Bapak B. Kasus itu yang baru terjadi dengan menggunakan sertifikat tanah melalui program PTSL,,” ujarnya kepada wartawan saat peneyerahan sertifikat tanab, Senin (18/7)

Oleh sebab itu, lanjit kata Menteri ATR/BPN khusus daerah Jakarta Selatan ini saya langsung cek di lapangan sekaligus membagikan di lapangan sertifikat dari program PTSL .

Hadi Tjahjanto pun melihat langsung nama kepemilikan sertifikat tanah yang tertera dan namanya sudah sesuai.

“Begitu juga luasnya sesuai, waktu pengukuran apakah hadir juru pengukurnya, apakah ditarifkan biaya dan ternyata tidak ditarifkan biaya oleh petugas BPN, ” sambungnya

Ia juga mengatakan ternyata masih adanya evaluasi, terpenting adalah bahwa warga disini dalam pengurusannya masih cukup lama ini tidak boleh.

Hadi Tjahjanto mengungkapkan apabila semuanya dokumen lengkap, data fisiknya di cek lengkap , dan data yuridisnya lengkap. Langsung bisa diumumkan dan masyarakat bisa mengambil atau diantar oleh petugas BPN.

“Sehingga masyarakat tidak perlu cemas. Ini ada berita tentang mafia tanah, nanti tanah saya (masyarakat) bisa kena mafia juga yang di khawatirkan seperti it,” pungkasnya

Beberapa kepala keluarga yang ia temui mengaku sangat terbantu dengan adanya program PTSL ini. Sebab, dengan biaya nol rupiah mereka tetap bisa memperoleh kepastian hukum untuk tanahnya. (Naek)

Tinggalkan Balasan