Anies Unggul di Kalangan Berpendidikan, Jamiluddin Ritonga: Jangan Puas Dulu

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Hasil Survei Voxpol Center Research and Consulting pada November 2022 menunjukan Anies Baswedan unggul di kalangan berpendidikan tinggi (42,2%), disusul Ganjar Pranowo (31,8%), dan Prabowo Subianto (18,8%).

Bagi sebagian orang, unggul di kalangan pendidikan tinggi tentu membanggakan. Sebab, orang berpendidikan tinggi pada umumnya pemilih rasional.

Mereka ini memilih Anies atas dasar pertimbangan komprehensif. Setidaknya mereka melihat kelayakan Anies menjadi capres sebagai pertimbangan utama.

Demikian disampaikan Pakar Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada para awak media, Rabu (7/12/2022).

Namun demikian, tutur Jamiluddin, belum ada capres di Indonesia yang terpilih karena unggul di kalangan berpendidikan tinggi.

“Prabowo misalnya, selalu dominan dipilih dari kalangan terdidik pada Pilpres 2014 dan 2019. Nyatanya Prabowo kalah dari Joko Widodo (Jokowi),” ujar Dosen Pasca Sarjana Fikom Universitas Esa Unggul, Jakarta ini.

Jamiluddin menyebut, Jokowi yang dominan dipilih pemilih tidak terdidik justru dua kali mengalahkan Prabowo.

“Hal itu logis karena mayoritas pemilih di Indonesia memang berpendidikan menengah ke bawah,” kata Jamiluddin.

Jamiluddin mengingatkan, keunggulan di kalangan berpendidikan tinggi, justru harus membuat Anies was-was.

“Sebab, peluang kalah akan sangat besar,” jelas Dekan Fikom IISIP, Jakarta 1996-1999 ini.

Karena itu, saran Jamiluddin, Anies harus juga mengarahkan perhatiannya kepada segmen pendidikan menengah ke bawah.

“Tentu saja strategi dan pendekatan kepada segmen ini akan berbeda dengan yang berpendidikan tinggi,” tegas Jamiluddin.

Mantan Sekjen Media Watch ini menambahkan, mengalihkan fokus kepada segmen pendidikan menengah ke perlu segera dilakukan.

“Kalau Anies mampu mengambil sebagian dari segmen tersebut, barulah Anies berpeluang besar menang pada Pilpres 2024,” pungkas Jamiluddin Ritonga. (Daniel)

Leave a Reply