Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Aksi Pencurian Barang Proyek Terekam CCTV, 3 Pria Ditangkap Polsek Jatiuwung Tangerang

JAKARTANEWS.ID-TANGERANG: Unit Reskrim Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota menangkap tiga pria  pencuri mesin molen (pengaduk semen) dan Scaffolding (steger) di area Gudang CV. Anugerah di  Jalan Ikhwan, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten.

Kapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, menjelaskan aksi pencurian itu terjadi pada Senin (3/4/2023) malam sekitar pukul 23:30 WIB.

“Kasus ini terungkap karena aksi pencurian dilakukan komplotan itu terekam kamera pengintai (CCTV) disamping gudang,” kata kapolres dalam keterangan rilisnya, Selasa (11/4/2023) malam. Zain juga
menyebutkan ketiga pelaku tersebut adalah WI alias Baped (46), SR (32) dan SH (19).

Kapolres Zain mengatakan kawanan itu mencuri dua mesin molen, 18 Set Scaffolding/steger dan 70 Set U Head Scaffolding. Akibat pencurian tersebut pemilik mengalami kerugian senilai Rp 25 juta.

Diterangkan kapolres, ketiga pelaku  masuk kedalam gudang melalui pintu gerbang. Mereka menggunakan  satu unit truk untuk pengangkut barang hasil curiannya tersebut.

“Pihak CV Nugroho setelah  mengetahui sejumlah barang proyek hilang dicuri orang, pemilik kemudian melaporkan kejadian tersebut  ke Polsek Jatiuwung,” ujar Zain.

Menurut kapolres, Unit Reskrim Polsek Jatiuwung, dipimpin Kapolsek Kompol Donni Bagus Wibisono  yang datang ke  tempat kejadian  melakukan olah TKP serta mengumpulkan barang bukti dan memeriksa rekaman CCTV.

“Dari hasil peyelidikan diketahui barang- barang curian tersebut dibawa ke rumah pelaku SR di wilayah Belendung, Kecamatan  Benda Kota untuk ditimbang dan  mau dijual,” jelas Zain dengan menambahkan ketiga kini tengah diperiksa untuk pengembangan lebih lanjut. Sedangkan barang bukti sudah diamankan.

Ditegaskan oleh kapolres, para pelaku dapat dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (Warto)

Tinggalkan Balasan