Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Kalahkan Fiorentina, Inter Milan Juara Coppa Italia 2022/2023

JAKARTANEWS.ID – OLIMPICO: Inter Milan juara Coppa Italia 2022/2023. Di partai final, Inter mengalahkan Fiorentina  di Stadio Olimpico dengan skor 2-1, Kamis (25/5/2023) WIB.

Fiorentina sebenarnya sempat unggul lebih dulu di awal pertandingan. Nicolas Gonzalez sukses menceploskan bola ke gawang Inter di menit ke-3.

Belum selesai babak pertama, Inter langsung membalikkan situasi. Dua gol dari Lautaro Martinez (29’, 37’) membawa Inter unggul hingga akhir pertandingan.

Ini adalah gelar kesembilan Inter di Coppa Italia sekaligus menjadi juara di dua musim beruntun. Setelah ini, Inter akan melakoni final Liga Champions sedangkan Fiorentina menghadapi final UEFA Europa Conference League.

Kejutan dihadirkan Fiorentina di menit ke-3. Pertahanan Inter tampak tidak siap dengan serangan yang dibangun La Viola. Umpan silang mendatar yang sederhana dari Jonathan Ikone disambar dengan mudah oleh Nicolas Gonzalez tanpa kawalan.

Gol cepat membuat Inter sedikit panik. Organisasi serangan Inter kacau dan pertahanan Nerazzurri jadi lebih mudah ditembus. Untungnya tidak ada gol yang tercipta lagi selama tertekan.

Kemudian, Inter berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-29. Lautaro Martinez lolos dari jebakan offside Fiorentina dan mengeksekusi tembakan dari sudut sempit skor 1-1.

Lautaro kembali jadi aktor utama bagi Inter. Penyerang asal Argentina ini memaksimalkan umpan silang dari Nicolas Barella dengan tendangan voli. Inter berbalik unggul di menit ke-37. Inter menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.

Inter dan Fiorentina cukup imbang dengan masing-masing melepas enam tembakan. Namun, Inter sedikit unggul dari segi penguasaan bola dengan 56 persen.

Pada babak kedua 15 menit pertama jadi miliknya Inter. Meski tidak bisa memberi ancaman berarti, Inter nyaman menguasai bola, jauh lebih baik daripada di awal babak pertama. Fiorentina kesulitan menyerang.

Meski begitu, Inter baru bisa punya peluang yang lumayan berbahaya di menit ke-67. Romelu Lukaku menahan bola dengan baik dan melepas tembakan dengan kaki kirinya dari luar kotak penalti. Tembakannya ditahan kiper Terracciano tanpa ada follow up dari rekan-rekannya.

Setelah terus mencoba menyerang, Fiorentina akhirnya punya tembakan on target. Nicolas Gonzalez (72’) memaksa kiper Handanovic melakukan penyelamatan denagn tembakan kerasnya. Dua menit kemudian, Cristiano Biraghi mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti yang ternyata masih melambung sedikit di atas gawang Inter.

15 menit terakhir menjadi momen seru. Inter dan Fiorentina saling balas menyerang. Masing-masing tim punya peluang emas untuk mencetak gol, tetapi tidak ada yang berbuah jadi gol.

Fiorentina nyaris mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-79. Luka Jovic yang mengecoh satu pemain Inter sukses melepas tembakan dari jarak dekat. Handanovic mencegah gol tersebut dengan melakukan penyelamatan.

Fiorentina tak mampu menciptakan gol lagi hingga pertandingan berakhir. Trofi Coppa Italia musim ini akhirnya menjadi milik Inter.

Gelar tersebut menjadi gelar juara kesembilan bagi Inter. Terakhir kali Inter menjuarai Coppa Italia terjadi pada musim 2021/2022, yang berarti Nerazzurri sukses melakukan back-to-back juara.

Inter berhasil menyamai pencapaian AS Roma soal koleksi trofi Coppa Italia. Untuk tim yang paling banyak memenangkan Coppa Italia masih dipegang Juventus dengan total 14 trofi. (Amin)

Tinggalkan Balasan