Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

RS Royal Progress Hadiahkan Atlet Bulutangkis Bellaetrix Manuputty Kepesertaan Program Jamsostek

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Rumah Sakit Royal Progress Jakarta memberikan hadiah istimewa kepada atlet bulu tangkis cantik Bellaetrix Manuputty dalam momen HUT Royal Sport Medicine Centre (RSMC) ke-9. Hadiah tersebut berupa kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk peraih medali emas tunggal putri pada SEA Games 2013 Myanmar itu.

Direktur Utama Royal Progress Dr Ivan R Setiadarma, MM memberikan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan langsung kepada Bella. Menurut Ivan RSMC merupakan bagian dari layanan unggulan RS Royal Progress, Sunter, Jakarta Utara, yang memberikan solusi medis untuk kebugaran dan cedera olahraga kepada atlet dan olahragawan.
Bella merupakan salah satu atlet yang menjalani pemulihan cedera lutut di RSMC. ”Kami juga bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai Rumah Sakit Trauma center yang menjadi rujukan bagi pasien atlet yang cedera maupun pasien-pasien peserta BPJS Ketenagakerjaan lainnya yang mengalami cedera akibat kecelakaan kerja,” ungkap Ivan.
Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mangga Dua Dessy Sriningsih, mengapresiasi RS Royal Progress atas pemberian hadiah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada Bellaetrix Manuputty.”Bella terdaftar dalam dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) di kantor cabang kami,” kata Dessy.
Dessy mengaku salut dengan RS Royal Progress, yang di satu sisi selaku mitra trauma center namun di sisi lain juga aktif menjadi donatur kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terutama untuk para pekerja rentan. Dessy menegaskan perlunya atlet maupun pekerja lain di segala profesi untuk memproteksi diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
”Kami beri gambaran untuk manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja seperti penanganan cedera pada atlet itu memberikan pemulihan seluruh kebutuhan medis yang diperlukan tanpa batas biaya dan tanpa batas waktu perawatan sampai sembuh dan sampai beraktifitas kembali,” kata Dessy. Menurut Dessy, untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak perlu mengunggu menjadi professional. Tapi seluruh atlet mulai level amatir hingga profesional sangat penting.
Karena menurut Dessy, seluruh level atlit pasti mampu membiayai iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sendiri secara mandiri. ”Seperti untuk biaya dua program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian seperti punya Bella itu iuran setiap bulannya hanya Rp16.800, gak jauh dari harga semangkok bakso,” kata Dessy.
Untuk itu Dessy menekankan untuk para atlet dari bidang olahraga apapun segera mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. ”Dengan iuran semurah itu atlet sudah mendapat perlindungannya menyeluruh. Sejak atlet keluar rumah berangkat menuju tempat latihan atau tempat pertandingan, saat latihan atau bertanding di luar negeri sekalipun, dan saat perjalanan pulang itu semua risiko tak terduga para atlet akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Dessy.(Dani)

Tinggalkan Balasan