Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Ungkap Aliran Dana BTS Rp8 Triliun, Gerbong PT. Excelsia Mitraniaga Mandiri Dicecar

Digeledah Bersama 6 Korporasi Lain

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Ungkap aliran dana korupsi Rp8 triliun (T), Gerbong PT. Excelsia Mitraniaga Mandiri (EMM) dicecar Kejaksaan Agung.

Pemerikaaan kembali Jajaran Pengurua PT. EMM adalah bagian untuk mencari tersangka baru Skandal BTS 4G.

Namun, sampai pemeriksaan selesai belum terungkap siapa saja penerima dana tersebut selain Eks.  Menkominfo Johnny G. Plate yang diduga menerima Rp500 juta/bulan.

Selain itu,  belum ada penambahan daftar cegah ke luar negeri yang kini sudah mencapai 25 orang dan penetapan tersangka baru.

Tersangka Skandal BTS 4G Jilid II baru dua orang atas nama Johnny G. Plate dan WP selaku orang kepercayaan Irwan Hermawan (Komisaris PT. Solitech Media Sinergi).

Sementara Jilid II sebanyak 5 tersangka dan kini tinggal menunggu pelimpahan ke Pengadilan Tipikor pada PN. Jakarta Pusat. Dugaan kerugian negara Rp8, 032 triliun.

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana mengatakan gerbong PT. EMM diperiksa terkait penyidikan perkara BTS 4G.

“Pemeriksaan dilakukan guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan,” katanya,  Jumat (26/5) malam.

Dalam keterangannya, Ketut tidak menyebutkan diperiksanya kembali Pengurus PT. EMM yang diduga sebagai salah satu subkontraktor Proyek BTS 4G yang menelan biaya Rp28, 3 triliun.

Gerbong PT. EMM tersebut,  adalah W selaku Direktur, SM (Finance) dan FR selaku Direktur Utama.

Beberapa waktu lalu pengurus PT. EMM juga sempat diperiksa di Gedung  Bundar, Kejagung.

PERNAH DIGELEDAH

Kantor PT. EMM pernah digeledah bersama 6 kantor anggota konsorsium dan subkontraktor lainnya pada Senin (31/10) dan Selasa (1/11/2022).

Pembeda dengan 6 perusahaan lain, tidak ada satu pun Pengurus PT. EMM dicegah bepergian ke luar negeri.

Enam perusahaan lain,  malah salah satunya PT. Moratelindo, Dirut-nya Galumbang M. Simanjuntak dijadikan tersangka

Lainnya, baru dalam tahap pencegahan atas nama Jemy Sutjiawan (Dirut PT. Sansaine Exindo), Richard Liang Weiqi (Dirut PT. ZTE Indonesia), Liang Huang (CEO PT. FiberHome Technologies Indonesia).
Serta,  Alfi Asman (Direktur Niaga PT. Aplikanusa Lintasarta) dan Makmur Juari dan HJ selaku Dirut PT. Infrastruktur Bisnis Sejahtera.

“Ini proses berkelanjutan sehingga siapapun bisa berpotensi menjadi tersangka baru,  ” ujar Ketua Tim Advokasi Patriot Indonesia Iqbal Daud Hutapea, Sabtu (27/5).

Dia minta untuk memberi kesempatan tim penyidik untuk menuntaskan perkara BTS 4G.

“Bila Menteri Aktif saja bisa dijadikan tersangka. Apalagi yang lain,’pungkasnya. (ahi) 

Exit mobile version