Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Bukan Ranahnya, SIAGA 98: Ombudsman Sebaiknya Tolak Laporan Brigjen Endar

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Ombudsman harus dengan cermat dan teliti dalam menjalankan fungsi mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik dan menjalankan tugasnya terkait menindaklanjuti laporan Mantan Direktur Penyelidikan KPK Brigjen Endar yang telah berakhir masa tugasnya, sebagaimana dimaksud Undang-Undang (UU) Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman (UU Ombudsman) dan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Demikian disampaikan Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 1998 (SIAGA 98) Hasanuddin kepada para wartawan, Rabu (31/5/2023).

Hasanuddin menegaskan, semestinya Ombudsman menolak laporan tersebut dengan memperhatikan dan mempedomani Pasal 35 dan Ayat (1) huruf C dan E Pasal 36 (UU Ombudsman).

“Pasal-pasal tersebut menyatakan Ombudsman menolak laporan sebagaimana Pasal 35 huruf A dalam hal Laporan tersebut sedang dalam proses penyelesaian oleh instansi yang dilaporkan dan menurut ombudsman proses penyelesaiannya masih dalam tenggang waktu yang patut,” ungkap Hasanuddin.

Hasanuddin pun membeberkan, substansi yang dilaporkan juga ternyata bukan wewenang Ombudsman.

“Sebagaimana diketahui publik, pemberhentian Brigjen Endar di KPK telah ditangani Dewan Pengawas KPK. Dewan Pengawas KPK dibentuk sebagai kontrol internal terhadap perilaku Pimpinan KPK dan juga mewakili publik mengawasi dan memeriksa Pimpinan KPK dalam hal diduga melakukan pelanggaran etik KPK,” beber Hasanuddin.

Hasanuddin menyebut, Dewan Pengawas KPK telah melaksanakan tugasnya terkait hal ini, dan oleh sebab itu ketentuan diatas harus di pedomani Ombudsman.

“Karena tidak efektif, efisien dan tidak berkeadilan apabila seseorang diperiksa atas suatu perbuatan yang sama secara berkali-kali dan lembaga/instansi yang berbeda-beda,” jelas Hasanuddin.

Hasanuddin mengimbau, Ombudsman sebaiknya menolak laporan tersebut atas pertimbangan hukum ini, dan/atau setidaknya menunggu hasil kerja Dewan Pengawas KPK terkait peristiwa ini.

“Karena Dewan Pengawas KPK sudah profesional dan berintegritas dalam menindaklanjuti laporan mantan Penyelidik KPK tersebut. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan Dewan Pengawas KPK,” pungkas Hasanuddin. (Daniel)

Tinggalkan Balasan