Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Mulyanto Minta Menteri ESDM Tak Buat Kebohongan Publik

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto. (Ist)

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengingatkan Menteri ESDM Arifin Tasrif tidak melakukan kebohongan publik terkait data target lifting minyak yang dipaparkan dalam rapat kerja di DPR RI, Senin (5/6/2023).

Mulyanto meminta Menteri ESDM tidak perlu berkelit dengan mengatakan angka yang dipaparkan merupakan kesalahan tulis (typo) sehingga berbeda dengan data yang diterima DPR RI.

“Menteri ESDM telah melakukan kebohongan publik dengan menyatakan, angka lifting minyak sebesar 652 ribu barel per hari pada bahan paparannya sebagai kesalahan typo,” kata Mulyanto kepada para wartawan, Selasa (6/6/2023).

Padahal, lanjut Mulyanto, angka-angka lifting minyak tersebut konsisten, baik di dalam draf dokumen paparan awal maupun dalam dokumen final usulan lifting minyak dari pihak pemerintah.

“Tidak ada koreksi angka lifting minyak dari pihak pemerintah dalam dokumen-dokumen yang ada. Bahkan, dalam Laporan Menteri Keuangan (Menkeu) di depan Sidang Paripurna DPR RI juga menetapkan asumsi lifting minyak bumi tahun 2024 sebesar 597 hingga 652 ribu barel per hari,” terang Wakil Ketua F-PKS Bidang Industri dan Pembangunan ini.

Karena itu, lanjut Mulyanto, Menteri ESDM jangan menyatakan angka itu sebagai kesalahan typo.

“Ini kebohongan publik namanya,” imbuh Mulyanto.

Mulyanto mengatakan, kalau pemerintah berubah pikiran dan ingin mengubah angka lifting minyak tentu dimungkinkan dalam pembahasan Raker tersebut.

“Namun kalau Menteri melakukan kebohongan publik dengan menyatakan angka lifting minyak yang tertera dalam dokumen tersebut adalah kesalahan typo, janganlah. Itu tidak bagus bagi pendidikan politik masyarakat,” ujar Anggota Baleg DPR RI itu.

Selain itu, Mulyanto mendesak pemerintah konsisten dengan program lifting minyak 1 juta barel per hari pada tahun 2030.

“Pemerintah jangan mem-PHP masyarakat! Pasalnya, mustahil visi itu tercapai kalau setiap tahun target lifting minyak terus turun dan realisasinya juga tidak mencapai seratus prosen,” tegas Mulyanto.

Legislator asal Dapil Banten 3 ini mendesak agar target lifting minyak di tahun 2024 lebih tinggi atau paling tidak sama dengan target lifting minyak di tahun 2023 sebesar 660 barel per hari, agar terlihat upaya dan semangat untuk mengejar visi 1 juta barel per hari di tahun 2030.

“Kalau target-targetnya seperti ini, namanya loyo, menyerah sebelum bertanding,” tuntas Mulyanto. (Daniel)

Tinggalkan Balasan