Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Fokus Pemberkasan Windy Purnama: Korporasi Pemenang BTS Lolos Jerat Pidana? 

Vice President Finance PT. Telkominfra

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Hampir pasti Pengurus 8 Korporasi dari tiga anggota Konsorsium Pememang Paket 1 – 5 BAKTI, Kominfo lolos jerat hukum? 

Begitu juga dengan 8 Koporasinya jauh dari kemungkinan ditetapkan sebagai tersangka korporasi?

Sejak pelimpahan 5 berkas tersangka Skandal BTS 4G Jilid I dan terakhir Eks. Menkominfo Johnny G. Plate (Jilid II bersama Windy Purnama) tidak ada penambahan tersangka baru.

Kejaksaan Agung fokus  pemberkasan Windy Purnama (orang kepercayaan) Irwan Hermawan (Komisaris PT. Solitech Media Sinergi).

“Secara kasat mata mungkin Ya. Namun,  saya tidak sependapat karena proses penyidikan terus berjalan,  ” kata Ketua Tim Advokasi Patriot Indonesia (TAPI) Iqbal D. Hutapea,  Kamis (15/6).

Selain itu,  tambah pria berkacamata ini masih terbuka kemungkinan diperoleh fakta hukum baru dalam persidangan 7 terdakwa, nantinya.

“Ini bisa disebut Mega Skandal Korupsi. Bukan hanya jumlah kerugian negara Rp8, 032 triliun, juga disebut-sebut sejumlah Politisi dan Parpol seperti tersebar di Medsos terkait perkara,  ” ujarnya mengingatkan kilas balik.

KORPORASI

Bakal lolosnya para pengurus dan korporasi dari jerat hukum nampak tidak diperiksanya Pusat Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna menguliti aliran dana suap dalam perkara tersebut.

Meski,  pada bagian lain para pengurus korporasi terus diperiksa berulang di Gedung Bundar,  Kejagung dan dicegah ke luar negeri sejak 26 November 2022.

“Dipanggil atau tidak bergantung kepentingan penyidikan, kecuali ditemukan fakta hukum,  ” tutur Iqbal.

Pada Rabu (15/6) diperiksa U selaku Vice Presiden Finance PT. Telkominfra (anak usaha PT. Telkom Indonesia),  N (Staf Bintang Triwarna Travel) dan EY (Deputi CEO Mili).

“Mereka diperiksa terkait penyidikan BTS 4G,  ” terang Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana, Rabu (14/6).

Telkominfra adalah anggota konsorsium pemenang paket 1 dan 2 bersama PT. FiberHome Technologies Indonesia (FTI)  dan PT. Multi Trans Data (MTD).

Dirut Telkominfra (saat itu) Bastian Sembiring lebih dari dua kali diperiksa seperti halnya Liang Huang (CEO PT. FTI) dan Budi Prasetio (Dirut PT. MTD).

Sama halnya, anggota konsorsium yang mengerjakan paket tiga terdiri,  PT. Huawei Tech Invesment (HTI), PT. Aplikanusa Lintasarta dan PT. Surya Energi Indotama serta pemenang paket 4 dan 5, yakni PT. ZTE Indonesia dan PT. Infrastruktur Bisnis Sejahtera.

TPPU

Dari berbagai informasi,  Wendy Purnama hanya dijerat tindak pidana pencucian uang, seperti dilakukan kepada Anang A. Latif (Dirut BAKTI) dan Galumbang MS (Dirut PT. Moratelindo).

“Yang bersangkutan dijerat TPPU,” ungkap sebuah sumber di Kejagung.

Seperti terungkap dalam bocoran hasil pemeriksaan Anang dan diberitakan banyak media sebulan lalu,  Irwan menyanggupi permintaan Anang untuk memberikan Rp500 juta setiap bulan kepada Johnny untuk kebutuhan anak buah Johnny.

Patut diduga Wendy Purnama berperan besar sebagai orang kepercayaan Irwan, baik sebagai penyalur atau pengumpul dana dari korporasi?

“Itu sudah masuk materi perkara Bang,” sentil sumber tersebut.

Hal semacam ini bukan hal baru,  sebab dalam Skandal Impor Baja juga demikian.

Penerima suap Tahan Banuera (Staf TU Direktorat Daglu,  Kemendag) hanya menerima Rp50 juta serta dua Pengurus PT. Merasati Logistic yang diduga berperan pengumpul dana dari korporasi dan pemberi dijadikan tersangka bersama 6 Importir Baja (Korporasi).

Juga dalam Skandal Jiwasraya, Pejabat OJK dijadikan tersangka bersama 10 Korporasi.

“Kita tunggu saja di persidangan dan berharap ke-7 tersangka bicara jujur apa adanya,’ akkhiri Iqbal.  (ahi)

Tinggalkan Balasan