Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Buru Tersangka Skandal Tol Japek II, Mantan Dirut Waskita Karya M. Choliq Dicecar Kejagung

Sampai Kini Belum Ada Pencegahan? 

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Buru tersangka Skandal Tol Japek II, Mantan Dirut PT. Waskita Karya (WSKT) Muhammad Choliq ikut dicecar oleh Kejaksaan Agung. 

Choliq adalah orang nomor satu di WSKT pada periode 2013 – 2018 saat Tol Japek II berbiaya Rp13,5 triliun dalam tahapan negosiasi dan pengerjaan proyek.

Sampai,  akhirnya April 2018 digantikan oleh I Gusti Ngurah Putra dan hadir dalam peresmian tol layang terpanjang di Indonesia oleh Presiden pada Kamis (11/12/2019).

Namun, sampai pemeriksaan usai status Choliq masih saksi dan tidak dicegah bepergian ke luar negeri.

Belum diketahui hingga kini belum ada pencegahan ke luar negeri. Kontras dengan Skandal BTS 4G yang dirilis terbuka terhadap 25 orang.

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana tidak berkomentar banyak tentang pemeriksaan Choliq.

“MC diperiksa terkait penyidikan perkara pembangunan Tol Japek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat, ” katanya,  Jumat (16/6).

Tidak dijelaskan peran dan keterkaitan Choliq dalam Mega Skandal Korupsi terbesar dalam pembangunan proyek Tol di Indonesia.

BELUM TERJADWAL? 

Sementara ini belum diketahui jadwal pemeriksaan I Gusti Ngurah Putra pengganti Choliq yang hadir acara peresmian Tol Japek II bersama Dirut PT. Jasa Marga Desi Arryani dan Dirut PT. Jasa Marga Layanlayang Cikampek (JJC)  Djoko Dwijono.

“Dalam rangka membuat terang perkara kenapa tidak. Tentu,  tim penyidik sudah tahu apa yang harus dilakukan, ” ujar Aktifis Anti Korupsi Iqbal D. Hutapea,  Sabtu (17/6).

Iqbal melihat penanganan perkara ini seperti LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) dua tahun lalu,  yang diawali penetapan tersangka penghalangan penyidikan terhadap seorang  advokat dan 6 Staf LPEI.

“Jadi,  kita memahami alasan baru seorang tersangka penghalangan penyidikan ditetapkan atas nama IBN dan belum masuk pokok perkara,  ” tutupnya.

Berbeda dengan I Ngurah Gusti Putra,  jajaran Direksi WSKT dan anak usaha serta pihak terkait sudah diperiksa.

Diantaranya, Mantan Dirut WSKT Destiawan Soewarjono dan Mantan Dirut PT. Waskita Moderen Realti Dono Parwoto.

Dari non-WSKT,  seperti Dirut PT. JJC Djoko Dwijono, Mantan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)  Danang Parikesit.

Terakhir, Dirut PT. Virama Karya Jusarwanto dan  Vice President Divisi Toll Road Development PT. Jasamarga inisial TN. (ahi)

Exit mobile version