Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Kembali, Jajaran PT. Aria Jasa Reksatama Dicecar Skandal Tol Japek II: Indikasi Bakal Ada Perubahan Status? 

Belum Seorang pun Dicegah ke Luar Negeri

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Untuk kesekian kalinya, Jajaran PT. Aria Jasa Reksatama (AJR)  diperiksa guna mencari tersangka Skandal Tol Jakarta-Cikampek (Japek II.

Kali ini,  yang mendapat giliran diperiksa adalah EY selaku Project Management Senior PT. AJR yang bergerak konsultan konstruksi dan berlokasi di Surabaya,  Jatim.

Namun, sampai  pemeriksaan selesai di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung tidak diketahui alasannya. Juga,  belum seorang pun dicegah bepergian ke luar negeri.

Mega Proyek senilai Rp13,5 triliun diresmikan Presiden,  Kamis (11/12/2019) dan dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimulyono serta Dirut PT. Jasa Marga Desi Arryani,  Dirut PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC)  Djoko Dwijono dan Dirut PT. Virama Karya Jusarwanto.

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana mengatakan pemeriksaan pembangunan (design and build) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat alias jalan tol Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ).

“Upaya tersebut dalam rangkaian membuat terang tindak pidana (guna mencari tersangka,Red),” ucapnya diplomatis,  Senin (19/6)

Hingga kini,  penyidikan yang dimulai 3 bulan lalu baru menjerat tersangka tindak pidana penghalangan penyidikan atas nama IBN selaku Pensiunan PT. Waskita Karya (WSKT).

Secara terpisah, turut diperiksa adalah SRS selaku wiraswasta.

ARIA JASA REKSATAMA

Dalam catatan Jakartanews. Id., pertama kali Jajaran AJR yang diperiksa adalah MM diduga M. Mafurrozaq selaku Dirut PT. AJR pada Kamis (6/4).

Saat itu, ikut diperiksa  Wisnuprapto selaku Mantan Direktur Utama LAPI Ganeshatama Consulting periode Juni 2013 – 2021 juga diperiksa.

Terakhir, diperiksa adalah S selaku Tim Leader Konsultan PMI PT.Aria Jasa Reksatama pada Selasa (30/5).

“Indikasi berulang diperiksa bisa sebagai petunjuk. Apakah akan berubah status.   Semua bergantung kepada alat bukti,” komentari Aktifis Anti Korupsi Iqbal Daud Hutapea secara terpisah.

Terkait pemeriksaan berulang juga dialami Mantan Dirut PT. WSKT M. Choliq pada Rabu (17/5) dan terakhir pada Jumat (16/6).

Lalu, Mantan Dirut PT. waskita Moderen Realti (WMR) Dono Parwoto bahkan telah diperiksa tiga kali pada Kamis (15/6),  Senin (29/5) dan Rabu (24/5).

Terakhir, Dirut PT. Virama Karya Jusarwanto dua kali diperiksa pada Selasa (30/5) dan Selasa (4/4).

JASA MARGA

Dalam rangka mencari tersangka selain Jajaran PT. AJR dan PT. WSKT, Jajaran PT. Jasa Marga juga terus dicecar di Gedung Bundar,  Kejagung.

Diantaranya, Dirut PT. JJC  Djoko Dwijono pada Selasa (6/6). JJC adalah anak usaha PT. Jasa Marga (BUMN)  selaku Operator Jalan Tol Japek II.

Institusi lain adalah Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dimana Mantan Kepala BPJT Danang Parikesit telah diperiksa pada Senin (12/6).

Lalu, Vice President Divisi Toll Road Development PT. Jasamarga inisial TN pada Selasa (2/5).

Lainnya, Wakil Ketua KSO Waskita Acset Pekerjaan Pembangunan Jalan layang Jakarta Cikampek inisial JGC pada Selasa (30/5).

Terakhir, Direktur Operasional (VP/SVP Infra 2 Periode 2019 – 2021) inisial S pada Kamis (25/5). (ahi) 

Tinggalkan Balasan