Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Kantor Cabang Grha BPJamsostek Perluas Peserta Lembaga Masyarakat di Kelurahan Kelapa Dua

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Kampanye Kerja Keras Bebas Cemas Kantor Cabang Grha BPJamsostek menyasar ke lingkungan Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dalam kegiatan tersebut diupayakan pembentukan agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) sebagai perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan di kelurahan.

”Dengan keberadaan agen Perisai akan lebih memudahkan secara teknis pendaftaran kepesertaan baru serta lebih tertib dan terkoordinasi dalam pembayaran iuran,” ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek Andry Rubiantara. Andry mengatakan, gagasan pembentukan agen Perisai berdasarkan masukan dari para pimpinan pengurus lembaga kemasyarakatan sebagai pendukung kelurahan setempat.
Yaitu pada saat kegiatan sosialisasi di Kantor Kelurahan Kelapa Dua, peserta sosialisasi mengusulkan pemerataan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terhadap pengurus lain yang belum terdaftar. Dalam kegiatan tersebut hadir para ketua RW, RT, LMK, FKDM, Kader Dasawisma. Turut hadir pula perwakilan pejabat dari Kecamatan Kebon Ceruk, pejabat kelurahan, petugas Babinsa, dan petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Kelapa Dua.
”Karena selama ini kebanyakan yang sudah menjadi peserta adalah pengurus inti, seperti ketua RT, ketua RW. Tapi belum semua pengurus tercover, seperti wakil ketua, sekretaris, bendahara, atau pejabat struktural di bawahnya ingin pula menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Andry.
Andry berharap dengan kehadiran agen Perisa maka dapat mengakuisisi seluruh perangkat pendukung kelurahan terdaftar menjadi peserta program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).
Dalam pertemuan tersebut tim BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek bersosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan. Dalam sosialisasi tersebut ditekankan betapa pentingnya setiap pekerja mendapat perlindungan program Jamsostek setidaknya dua program. Yaitu, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Agar perlindungan tersebut berlaku aktif kapan saja, maka wajib untuk tertib iuran.
”Karena kalau status iuran menunggak akan berdampak pada sistem layanan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan terganggu secara otomatis bahkan sampai menjadikan status kepesertaan tidak aktif lagi,” tegas Andry. Kondisi tersebut sungguh disayangkan, padahal iuran bulanan untuk dua program itu sangat terjangkau untuk kalangan pekerja lapis bawah sekalipun.

”Mungkin karena iurannya terlalu murah jadi sengaja ditunda-tunda. Untuk itu penting adanya petugas agen Perisai yang dapat mengingatkan peserta agar setiap awal bulan wajib membayar iuran,” tegas Andry.(Dani)

Tinggalkan Balasan