Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Dirkrimum Polda Metro Hengki: Penangkapan si Kembar Tanpa Polwan dan Tak Diborgol

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Ditreskrimum Polda Metro Jaya  menjelaskan alasan ketiadaan polisi wanita (polwan) saat menangkap ‘si kembar’ Rihana dan Rihani di apartemen di Gading Serpong, pada Selasa (4/7/2023).

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menerangkan penangkapan ‘si kembar’ bermula usai menerima informasi soal keberadaan keduanya. Kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penangkapan. Jika tidak dilakukan segera, ‘si kembar’ berpotensi melarikan diri.

“Karena tadi pagi, ada beberapa pertanyaan kenapa tidak bawah Polwan. Kami dihadapkan situasi, dimana segera melakukan penangkapan. Di khawatirkan akan kabur lagi kedua tersangka,” kata Hengki dalam konferensi pers.

Hengki menyebut tindakan ini merupakan bagian diskresi kepolisian. Penerapan diskresi kepolisian ini, lanjut Hengki, didasari asas keperluan dan asas tujuan.

“Artinya memang ini sangat perlu dilakukan. Apabila diskresi ini tidak dilakukan, maka tujuan akan tidak tercapai. Yang bersangkutan mungkin tidak tertangkap,” paparnya.

“Oleh karenanya tidak melanggar hukum, tentunya segera kami melakukan penangkapan,” ungkapnya.

Hengki menuturkan dalam penangkapan tersebut, pihaknya turut melibatkan pihak sekuriti apartemen dan juga keluarga ‘si kembar’.

Usai ditangkap, kata Hengki, Polda Metro Jaya juga tak melakukan penggeledahan badan terhadap keduanya. Selain itu, ‘si kembar’ pun dibawa dengan mobil terpisah.

Tak hanya itu, Polisi juga tidak memborgol tangan ‘si kembar’ saat membawanya ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

“Makanya tidak kami borgol, pada saat membawa kemari. Bukan suatu keistimewaan bukan, nanti justru kita borgol terjadinya kok ‘wah ini polisinya kok lagi-lagi kok memborgol tersangka perempuan’ salah lagi kita, ini harus dipahami rekan-rekan sekalian,” ucapnya.

Sebelumnya, ‘si kembar’ Rihana dan Rihani dilaporkan terkait dugaan penipuan iPhone oleh para korbannya ke sejumlah Polres. Tak hanya soal penipuan iPhone, keduanya juga dilaporkan terkait dugaan penggelapan mobil rental.

Kasus ini lantas diambil alih oleh Polda Metro Jaya untuk mempermudah proses penanganan kasus dan pencarian terhadap keduanya.

‘Si kembar’ pun ditetapkan sebagai tersangka. Kendati demikian, keberadaan keduanya belum diketahui. Hingga akhirnya polisi memasukkan keduanya dalam daftar pencarian orang (DPO).

Pelarian keduanya akhirnya berakhir pada Selasa (4/7/2023), setelah kepolisian menangkap mereka di sebuah apartemen daerah Gading Serpong. Kedua tersangka setelah ditangkap juga ditahan.

Tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP Jo Pasal 64 KUHP, serta akan ditambah UU ITE serta TPPU. (Amin)

Tinggalkan Balasan