Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Semai Sejuta Bibit Cabai, Dinas KPKP DKI Jakarta Galakkan Urban Farming di Rooftop Bangunan dan Lahan Sempit

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Pemprov DKI Jakarta menggalakkan kegiatan urban farming dengan memanfaatkan atap bangunan atau rooftop. Pada kegiatan ini, pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) mulai melakukan penyemaian sejuta pohon cabai di Kebon Bibit Cibubur yang mana nantinya akan dibagikan kepada warga untuk mendukung program pertanian kota.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati menyatakan kegiatan penyemaian satu juta aneka jenis tanaman cabai dalam rangka menggiatkan masyarakat bercocok tanam di area perkotaan. “Kegiatan urban farming bagi warga Jakarta bisa dilakukan di lingkungan rumah masing-masing, seperti halaman, samping pagar, tepian gang, lahan kosong di lingkungan, maupun rooftop bangunan. Intinya kita bisa memanfaatkan lahan sempit jadi kebon sayur,” ujar Elly di Kebon Bibit Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (14/7). Kegiatan penyemaian satu juta cabai ini dilakukan serempak secara hibrid di 14 kebon bibit binaan. Khusus di Cibubur, penyemaian dilakukan di rooftop salah satu bangunan yang ada di area tersebut.

Alangkah baiknya, masyarakat yang punya rooftop bangunan, daripada nganggur, dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Banyak manfaatnya menanam pohon produktif di atas dak rumah atau gedung, antara lain bisa menikmati hasil panen dan menjadi paru-paru. Daripada dak beton tersebut cuma kosong dan memantulkan cahaya terik matahari, lebih baik ditanam aneka pohon, seperti sayuran maupun pohon buah, sehingga rooftop jadi lebih adem.

Khususnya untuk penyemaian satu juta bibit cabai, kata Elly, dilakukan untuk memenuhi kebutuhan cabai sekaligus salah satu realisasi program ketahanan pangan di Jakarta. “Dinas KPKP juga siap memberi bantuan bibit cabai kepada kelompok atau institusi sektor privat yang ingin melakukan pengembangan atau peduli ketahanan pangan. Program penanaman sejuta cabai, progresnya saat ini yang sudah diserahkan ke masyarakat ada 30.000 bibit cabai. Kita apresiasi pada masyarakat yang sungguh-sungguh menekuni urban farming,” ujar Elly.

Dia menambahkan, untuk penyemaian bibit cabai biasanya dibutuhkan waktu dua pekan, sampai tumbuh daunnya. Selanjutnya, benih bisa dipindah ke polybag sambil menunggu waktu untuk dibagikan kepada masyarakat penggiat urban farming. “Saat umur 1,5 bulan, bibit cabai bisa dibagikan ke masyarakat untuk ditanam di tempat masing-masing. Setelah berumur tiga bulan, biasanya sudah berbuah,” jelas Elly.

Kepala Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas KPKP DKI, Iwan Indriyanto menambahkan, program satu juta cabai ini didukung 14 kebun bibit yang ada di bawah binaan Dinas KPKP. Masing-masing kebon bibit diproyeksikan mampu memproduksi 1.000 hingga 200 ribu bibit cabai sehingga dalam waktu empat bulan bisa mencapai target sejuta bibit cabai untuk dibagikan kepada masyarakat guna mendukung program pertanian kota. “Sebanyak 14 kebon bibit yang mendukung program penyediaan sejuta cabai untuk warga Jakarta. Saat ini seluruhnya sedang melakukan produksi,” tandas Iwan. (joko)

Tinggalkan Balasan