Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Jelang Penetapan Tersangka Skandal Impor Emas,  Direktur Kepatuhan Internal Ditjen Bea dan Cukai Diperiksa

Kejagung Sudah Kantongi Tersangka? 

JAKARTANEWS.ID -JAKARTA: Jelang penetapan tersangka perkara impor emas,  Direktur Kepatuhan Internal Ditjen Bea dan Cukai (BC) Agus Hermawan dicecar guna melengkapi alat bukti. 

Impor emas adalah salah satu objek penyidikan oleh Kejaksaan Agung terkait perkara pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010-2022.

Pemeriksaan ini melengkapi keterangan
R. Fajar Donny Tjahyadi (Direktur Teknis Kepabeanan) dan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta yang diperiksa belum lama ini.

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana enggan mengomentari alasan AH diperiksa dalam perkara yang menarik perhatian DPR dan Kemenko Polhukam tersebut.

Ketut hanya mengatakan AH diperiksa dalam rangkaian penyidikan perkara pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas.

“Upaya tersebut bagian guna membuat terang tindak pidana (untuk menemukan tersangka,  Red),  ” katanya diplomatis,  Senin (17/6).

Bersama Agus Hermawan, ikut diperiksa MAP selaku PNS Bea dan Cukai serta CE selaku pihak Swasta.

Sebelum ini,  dalam dua pekan terakhir Kejagung menyidik perkara pembelian emas tidak bersertifikat LBMA oleh PT. Antam (Aneka Tambang) Tbk.

KANTONGI TERSANGKA

Dari berbagai informasi,  penyidikan perkara impor emas nyaris sudah lengkap dan bakal segera dibawa ke forum ekspose (gelar perkara).

Bahkan,  diduga penyidik sudah mengantungi calon tersangka impor emas senilai Rp47 triliun dan diduga merugikan negara Rp2 triliun lebih.

“Ini soal waktu saja Bang. Apakah pemeriksaan sudah cukup,  saya tidak dalam kapasitas menjawab. Juga siapa saja bakal dibidik. Tapi semua pihak hampir telah diperiksa dan bahkan berulang,  ” tuturnya secara terpisah.

Mengacu Skandal BTS 4G,  saksi yang diperiksa berulang selalu dijadikan tersangka,  seperti Mantan Menkominfo Johnny G. Plate,  Dirut BAKTI Anang A. Latif dan lainnya.

Dari catatan Jakartanews. Id.,  Jajaran BC yang sudah diperiksa,  antara lain
Eks. Kepala Kantor BC Bandara Soetta, Finari Manan (sejak 2023 ditunjuk sebagai Kepala Kanwil DJBC Jabar).

Lalu, Kabid Penindakan dan Penyidikan Budi Iswantoro yang bahkan diperiksa dua hari beturut-turut pada Selasa (30/5) dan Rabu (31/5).

Pejabat Antam, diantaranya Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Elisabeth RT. Siahaan dan HTM (Eks.  Senior Vice President Internal Audit) serta Senior Vice President Internal Audit inisial AM.

Serta para importir emas, antara lain PT. Indah Golden Singnature, PT. Untung Bersama Sejahtera dan kedua kantor perusahaan yang berlokasi di Surabaya sudah digeledah. (ahi) 

Tinggalkan Balasan