Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Wanita Hamil Tewas Dicekik Kekasih di Kontrakan di Cengkareng, Pelaku Kesal Korban Minta Dinikahi

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA:  Wanita hamil satu bulan menuntut kekasihnya bertanggung jawab malah tega dicekik hingga tewas. Jasad korban ditemukan di kolong meja dapur kontrakannya, tertutup tumpukan sampah dan baju. Pelaku pembunuhan  di Cengkareng, Jakarta Barat, itu ditangkap kurang dari 1 x 24 jam.

Pelaki berinisial HS (30), diringkus tim gabungan Unit  Jatanras Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng. HS disergap di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta oleh tim dipimpin Kanit Krimum AKP  Edi Budi Wibowo dan Kasubnit Jatanras Iptu M Rizky Ali Akbar.

Kasus pembunuhan terhadap P (26), terjadi Sabtu  (8/7/2023). Kini, tersangka HS yang ditangkap pada Kamis (13/7/2023) ditahan di Polres Metro Jakarta Barat.

Penjelasan Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat,  Kompol Andri Kurniawan didampingi Wakasat Reskim Kompol Niko Purba dan Kapolsek Cengkareng, Kompol Hasoloan Situmorang, pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada Rabu (12/7/2023) adanya penemuan jasad korban di tempat kejadian.

“Berkat kerja keras rim gabungan kami, pelaku diamankan saat akan melarikan diri melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” ujar Kasat Reskrim kepada awak media,  Senin, (17/7/2023).

Andri menuturkan, korban P diketahui saat dihabisi cowoknya HS  tengah hamil muda. Korban diduga dibunuh dengan cara dicekik, itu terlihat dari memar di bagian leher.

“Korban ditemukan di kamar  kontrakan di lantai kolong meja dapur tertutup tumpukan sampah dan baju,” sebut Andri .

Menurut Andri, motif pelaku menghabisi kekasihnya karena kesal korban meminta HS menikahinya. Sebelum terjadi, antara pelaku dan P terlebih dahulu cekcok hingga pria itu nekat mencekik wanita yang diketahui  hamil satu bulan tersebut.
Ditambahkan kasat reskrim, atas perbuatannya itu pelaku dijerat pasal 338 Kuhpidana. (Warto)

Tinggalkan Balasan