Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Lagi-lagi, Pejabat Kemendag Dicecar Skandal Migor 

JAKARTANEWS.ID -JAKARTA: Lagi-lagi, Pejabat Kemendang diperiksa terkait perkara dugaan korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) alias Skandal Migor.

Kali ini,  yang mendapat giliran diperiksa yakni,  Kepala Biro Hukum Kemendag (Kementerian Perdagangan) SH diduga Sri Hariyati,  SH, MM dan AS (PNS).

Jauh sebelum ini, deretan Pejabat Kemendag mulai eselon I hingga III diperiksa dan berakhir dengan Dirjen Daglu Indrasari Wisnu Wardhana dijadikan tersangka.

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana menjelaskan SH dan AS diperiksa guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara.

“Semua dilakukan dalam rangkaian penyidikan perkara pemberian fasilitas CPO dan turunannya pada industri kelapa sawit,  Januari 2022-April 2022, ” terangnya, Senin (17/7) malam.

Ketut tidak menjelaskan alasan SH diperiksa dan keterkaitan dalam Skandal Migor (Minyak Goreng) yang sempat menyita perhatian publik, awal 2022.

KORPORASI

Skandal Migor terus berkembang paska ditolaknya kasasi Indrasari Wisnu Wardhana Dkk oleh Mahkamah Agung dan dijatuhi hukuman 5 – 8 tahun.

Tiga korporasi ditetapkan sebagai tersangka,   seperti disampaikan Direktur Penyidikan Kuntadi pada Kamis (15/6), terdiri PT. Wilmar Group,  PT. Permata Hijau Group dan PT. Musim Mas Group.

Perbuatan ketiga korporasi dalam Skandal CPO diduga  merugikan negara sebesar Rp6, 47 triliun.

Dalam rangka pembuktian keterlibatan toga korporasi,  terakhir memeriksa jajaran Direksi PT. Sari Agrotama Persada (anak usaha Wilmar Group).

Antara lain,  Presdir PT. SGP Thomas  Tonny Muksim diperiksa pada Kamis (6/7) dan Armand S (Sales Manager PT. SAP) diperiksa pada Rabu (5/7).

Bahkan,  jauh sebelumnya telah dilakukan penggeledahan dan penyitaan alat bukti pada Kantor PT. Wilmar Nabati Indonesia atau Wilmar Group, Kantor PT. Musim Mas atau Musim Mas Group dan Kantor PT. Permata Hijau Group (PHP).

“Kita apresiasi langkah  Kejaksaan Agung dan berharap berkas mereka segera dituntaskan agar publik tahu apa penyebab langkanya Migor setahun lalu,” ujar Pegiat Anti Korupsi Iqbal D. Hutapea,Selasa (18/7). (ahi) 

Tinggalkan Balasan