Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

BPJS Ketenagakerjaan Menara Jamsostek Siap Lindungi Pegiat Olahraga Masyarakat

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Menara Jamsostek menggelar kampanye Kerja Keras Bebas Cemas (KKBC) Masuk Desa di GOR Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kampanye untuk sosialisasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) kelompok bukan penerima upah (BPU) atau informal yang dikemas dalam bentuk lomba senam.

”Kami sebut Senam Kerja Keras Bebas Cemas. Kerja Keras Bebas Cemas ini salah satu kampanye kami sebagai bentuk pesan kepada seluruh para pekerja informal yang ada di provinsi DKI, khususnya bagi mereka yang bekerja untuk dirinya sendiri kami memberi perlindungan terhadap mereka jika terjadi risiko-risiko sosial ekonomi yang mungkin dan pasti terjadi dengan mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Menara Jamsostek Mohamad Irfan.

Risiko tersebut menurut Irfan seperti kecelakaan kerja atau yang lebih ekstrem lagi adalah meninggal dunia. Apabila terjadi dua risiko itu maka para pekerja sektor formal tersebut mendapatkan manfaat dari program Jamsostek. Jika terjadi kecelakaan kerja, maka peserta akan dicover seluruh kebutuhan medis sampai sembuh tanpa batas biaya dan tanpa batas waktu pemulihan.

”Preminya sangat murah. Untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) hanya Rp16.800. Kalau mau menabung (program Jaminan Hari Tua/JHT) tambah Rp20.000 jadi Rp36.800 per bulan,” kata Irfan.

Menurut Irfan kegiatan kampanye KKBC Masuk Desa kali ini bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI, serta Kecamatan Pancoran. Di lain sisi, Irfan mendorong para pegiat olahraga dalam induk-induk organisasi olahraga atau inorga di bawah naungan KORMI menjadi peserta program Jamsostek.

”Pada prinsipnya adalah siapa pun yang punya aktivitas ekonomi dan aktivitas olahraga mereka bisa mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Irfan.

Menurut Irfan di dalam inorga ada pegiat olahraga yang di dalamnya ada atlet, pelatih, wasit, serta pengurus organisasi. Hal itu sama halnya seperti cabang-cabang olahraga prestasi di bawah KONI yang saat ini terus meluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan maka seluruh aktivitas yang berkaitan kegiatan inorga akan dicover program Jamsostek. Seperti aktivitas dalam latihan, aktivitas di even pertandingan, serta perjalanan pergi dan pulang dari tempat kegiatan olahraga akan menjadi jaminan perlindungan program Jamsostek.

”Kami sudah banyak memberikan perlindungan kepada cabang-cabang olahraga dan even-even olahraga. Seperti hari ini juga kami memberikan perlindungan untuk kegiatan Dinas Pemuda Olahraga Provinsi DKI yaitu Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional atau POMNas,” ungkap Irfan. (Dani)

Tinggalkan Balasan