Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26
METRO  

Almarhum Ketua RT di Kelurahan Kota Bambu Selatan Wariskan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA : Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek menyerahkan santunan simbolisi Rp42 juta di Kantor Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Santunan simbolis diserahkan kepada ahli waris almarhum Sahroni, mantan ketua RT 008, RW 01.

Turut hadir para pejabat kelurahan serta pengurus lembaga kemasyarakatan seperti para ketua RW, RT, LMK, FKDM, serta Kader Dasawisma.

”Penyerahan santunan ini sebagai bukti yang kasat mata jika program BPJS Ketenagakerjaan benar-benar memberikan manfaat yang pasti dan konkret kepada pesertanya,” ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek Andry Rubiantara.

Menurut Andry, penyerahan santunan tersebut menjadi bagian kampanye Kerja Keras Bebas Cemas di lingkungan Kelurahan Kota Bambu Selatan. Yaitu kegiatan sosialisasi tentang manfaat serta layanan program Jamsostek.

Andry mengatakan pihaknya menekankan pemerataan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terhadap pengurus lain yang belum terdaftar.

”Karena selama ini kebanyakan yang sudah menjadi peserta adalah pengurus inti, seperti ketua RT, ketua RW. Tapi belum semua pengurus tercover, seperti wakil ketua, sekretaris, bendahara, atau pejabat struktural di bawahnya ingin pula menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Andry.

Menurut Andry, setidaknya para pengurus dan anggota lembaga kemasyarakatan pendukung kelurahan itu mendapat dua perlindungan dasar program Jamsostek. Keduanya adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Andry juga menekankan pentingnya pembentukan agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) sebagai perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan di kelurahan.

Harapannya dengan keberadaan agen Perisai dapat mengakuisisi seluruh perangkat pendukung kelurahan agar terdaftar menjadi peserta program Jamsostek.

Tidak hanya itu, agen Perisai juga dapat sebagai koordinator untuk tertib pembayaran iuran. Tujuan tertib iuran adalah agar perlindungan tersebut berlaku aktif kapan saja.

”Karena kalau status iuran menunggak akan berdampak pada sistem layanan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan terganggu secara otomatis bahkan sampai menjadikan status kepesertaan tidak aktif lagi,” tegas Andry.

Kondisi tersebut tentu sungguh disayangkan. Sedangkan iuran bulanan untuk dua program itu sangat terjangkau untuk kalangan pekerja lapis bawah sekalipun. (Dani)

Tinggalkan Balasan