Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Jampidmil: Optimalkan Sinergi Dalam Pelaksanaan Tugas Guna Penyelesaian Perkara Koneksitas

Lantik Direktur Penindakan

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Jampidmil Dr. Wahyoedo Indrajit minta Jajaran Direktorat Penindakan untuk mengoptimalkan sinergi antar bidang dalam pelaksanaan tugas guna penyelesaian perkara secara prosedural dan tuntas.

Wahyoedho menyampaikan pernyataan itu saat melantik 3 Pejabat di lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer (Jampidmil), Selasa (1/8/2023).

Pelaksanaan tugas dimaksud, adalah melakukan penyelidikan dan penyidikan dalam perkara koneksitas.

Statement Wahyoedho yang berbintang dua ini menarik di tengah kisruh dalam penanganan perkara penggadaan barang dan jasa di Basarnas oleh KPK.

Dua pimpinan Basarnas yang sempat dijadikan tersangka dianulir kemudian, karena berstatus militer aktif. Perkara diserahkan ke Puspom TNI disertai permintaan maaf.

Polemik pun terjadi di ruang publik seakan ada priveleges untuk Personil Militer, namun mereka lupa atau berlagak tidak tahu bahwa ada UU Peradilan Militer yang mengatur soal keterlibatan Militer dalam perkara tindak pidana.

“Bila dari awal KPK bentuk tim koneksitas (karena ada unsur militer selain sipil dalam perkara tersebut, Red), maka tidak ada kisruh,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Senin (31/6).

Empat Pejabat yang dilantik, terdiri Laksamana Pertama Farid Maruf, S.H, MH. selaku Direktur Penindakan, Kolonel Sus Daswanto, S.H, MKn (Kasubdit Penindakan), Kolonel Laut Totok Sumarsono, S.H, MH, MTr. Hanla (Kasubdit Koordinasi Eksekusi Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksaminasi Direktorat Eksekusi Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksaminasi).

Terakhir, Inne Elaine, S.H selaku Kasubag Penyusunan Program dan Laporan Bagian Penyusunan Program, Laporan, dan Penilaian pada Sekretariat Jampidmil.

HATI-HATI

Jampidmil memahami perkara koneksitas adalah perkara yang kompleks dan karenanya, dia berpesan pada jajarannya untuk mengedepankan kehati-hatian dalam penanganannya.

“Tingkatkan kemampuan pribadi sehingga mampu mewujudkan analisa yuridis yang terstruktur dan terukur dalam setiap penyelesaian penangan perkara,” pintanya.

Dia juga berpesan agar selalu menjaga profesionalitas dan integritas dalam pelaksanaannya, karena itu akan menutup celah kemungkinan terjadinya perbuatan tercela yang akan meruntuhkan marwah Kejaksaan.

“Selain itu, saya minta seluruh bidang guna membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi untuk memaksimalkan penanganan perkara sehingga dapat mengoptimalkan pengembalian kerugian negara dari setiap perkara.”

PEMIKIRAN

Pada kesempatan itu, Wahyoedho mengatakan sinergitas dan kerjasama antara Kejaksaan dan TNI walau berada pada lingkup tatanan dan ranah yang tidak sepenuhnya sama, yaitu antara sipil dan militer.

Namun demikian, keduanya memiliki visi, misi dan kesepahaman pemikiran yang sama, yaitu untuk memperkuat penegakan hukum.

Dari kerjasama yang sudah terjalin sejak lama tersebut, Jampidmil berharap terdapat satu tujuan antara Kejaksaan dan TNI untuk diimplementasikan dan diwujudkan dengan optimal dalam upaya menegakan hukum.

“Disamping itu, menjaga kedaulatan dan mempertahankan keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” pungkasnya. (Ahi)

Exit mobile version