Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Terima Surat Penetapan Tersangka, Kejagung Bentuk Jaksa Peneliti Berkas Panji Gumilang

Ruang Publik Kembali Adem dan Damai

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Terima Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka, Kejaksaan Agung bentuk Tim Jaksa Peneliti (Jaksa P-16) berkas perkara Panji Gumilang.

“Jaksa P-16 bertugas meneliti berkas perkara PG yang nanti diterima, juga memberi petunjuk lengkap atau tidak berkas perkara,” kata Kapuspenkum Ketut Sumedana, Jumat (4/8/2023).

Tentang siapa saja bakal ditunjuk sebagai anggota Tim Jaksa-16, Ketut
belum dapat menyampaikannya.

“Kan baru akan dibentuk,” ucap Mantan Wakajati Bali ini dengan diplomatis.

Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka Panji Gumilang tertuang dalam surat No. B/59/.a/VIII/RES.1.1.1 /2023/Dittipidum tanggal 1 Agustus diterima dari Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Sebelumnya, Kejagung dalam hal ini Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polri pada 5 Juli lalu.

ENAM TAHUN PENJARA

Panji Gumilang yang bernama lengkap
Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang ditetapkan tersangka, pada Selasa (1/8).

Tindakan hukum itu diikuti penahanan terhadap Panji pada Rabu (2/8) dinihari sekitar pukul 02. 00 WIB di Rutan Bareskrim Polri.

Sikap tanggap dan kecepatan Polri menangani perkara. Ruang Publik kembali damai, tertib dan jauh dari hiruk-pikuk lagi.

Panji yang dijerat pasal penodaan agama terancam dihukum penjara selama 6 tahun penjara.

Pasal yang disangkakan Pasal 156a huruf a KUHP dan atau Pasal 14 Ayat (1) UU No. 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 45a Ayat (2) jo. Pasal 28 Ayat (2) UU No.19/2016 tentang Perubahan Atas UU No.11/ 2008 tentang ITE.

“Kita apresiasi kinerja kedua lembaga penegak hukum yang responsif,” komentar Praktisi Hukum Iqbal Daud Hutapea secara terpisah.

Suka tidak suka, statement-statement yang disampaikan oleh Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Indramayu, Jabar di aneka kesempatan patut diduga telah menyakitkan pemeluk agama Islam.

“Kepercayaan kepada lembaga penegak hukum membuat amarah Umat dapat diredam. Salut buat kecepatan Polri menanggapi persoalan tersebut,” pungkas Iqbal. (Ahi)

Exit mobile version