Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Guspardi Gaus Sayangkan Terjadinya Keributan saat Pemulangan Warga Air Bangis

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat (Sumbar) 2 Guspardi Gaus menyayangkan terjadinya kericuhan antara aparat keamanan dengan masyarakat Nagari Air Bangis, Sei Baremas, Kabupaten Pasaman Barat di area Masjid Raya, Sumbar.

“Dikabarkan, sempat terjadi aksi saling dorong antara massa dengan oknum polisi saat menyuruh warga agar segera menaiki sejumlah bus yang telah dipersiapkan untuk pemulangan warga,” kata Guspardi kepada para wartawan, Senin (7/8/2023).

Guspardi menyebut, terjadinya insiden ini bermula ketika polisi meminta warga pulang ke Pasaman dengan menaiki bus yang telah disediakan. Namun sejumlah warga melakukan penolakan, sehingga terjadi adu argumen yang menyebabkan timbulnya keributan dan momen itu juga direkam oleh sejumlah orang.

Politisi PAN itu menjelaskan akibat kejadian ini, dilaporkan sebanyak 17 orang yang terdiri dari beberapa aktivis dan mahasiswa serta 4 wartawan dibawa dan diamankan oleh pihak keamanan.

“Dan informasi terakhir, mereka yang diamankan telah di bebaskan setelah dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian,” lanjut Anggota Komisi II DPR RI ini.

Dalam insiden ini, ungkap Guspardi, sejumlah wartawan yang sedang meliput berita mengenai pemulangan warga ini, tiba-tiba dihalang-halangi dan di intimidasi oleh oknum aparat keamanan.

“Bahkan empat jurnalis mendapatkan ancaman dan kekerasan dengan dipiting dan diangkat krah bajunya yang diduga dilakukan oleh oknum polisi berpakaian preman,” sesal Guspardi.

Beberapa waktu kemudian, beber Guspardi, sejumlah perwira dari Polresta Padang menengahi dan meminta maaf kepada wartawan yang mengalami kekerasan.

“Tentunya sikap perwira polisi dari Polresta Padang ini perlu diapresiasi, karena langsung meminta maaf dan cepat tanggap guna mencegah berlanjutnya kekerasan kepada awak media” tutur Guspardi.

Namun begitu, tegas Guspardi, kepada oknum polisi yang diduga melakukan kekerasan tetap harus diproses.

“Termasuk aparat yang disinyalir masuk ke dalam masjid dengan tidak melepaskan sepatunya juga tidak boleh terjadi. Jika terbukti melakukan pelanggaran harus di tindak tegas,” imbuh Guspardi

Bagaimanapun, tambah Guspardi, ihak aparat keamanan dalam menjalankan tugas di lapangan, mestinya tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis untuk menghindari makin tersulutnya emosi yang bisa menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Oleh karena itu, imbau Anggota Baleg DPR RI ini, terjadinya keributan di lapangan seperti ini harus menjadi pelajaran berharga agar ke depannya jangan terulang kembali.

“Karena kepolisian sebagai aparat penegak hukum, sejatinya mempunyai tugas mulia dalam menegakkan hukum secara adil, melayani, dan mengayomi, serta melindungi semua lapisan masyarakat,” pungkas Guspardi Gaus.

Sebelumnya diberitakan terjadi insiden keributan saat pemulangan ribuan massa yang masih bertahan di Masjid Raya Kota Padang. (Daniel)

Tinggalkan Balasan