Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Kejagung Pastikan Mantan Mendag M. Lutfi Diperiksa pada Rabu Mendatang

Skandal CPO alias Skandal Migor Jilid II

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Kejaksaan Agung pastikan Mantan Mendag M. Lutfi (ML) akan memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai saksi Skandal CPO, Rabu (9/8/2023) lusa.

Kepastian tersebut disampaikan Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana, Senin (6/8/2023).

“ML akan penuhi panggilan untuk datang pada Rabu. Kuasa Hukum ML sudah mengonfirmasi kepada penyidik,” kata Ketut.

Sebenarnya, pemeriksaan M. Lutfi direncanakan pada Rabu (2/8/2023) pekan lalu sesuai surat panggilan tertanggal 27 Juli, namun berhalangan karena harus mendampingi pengobatan isterinya.

Lutfi akan diperiksa terkait perkara pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit dalam bulan Januari 2022 s/d April 2022.

Dalam perkara ini telah ditetapkan tiga tersangka korporasi atas nama Wilmar Group, Permata Hijau Group dan Musim Mas Group.

Penyidikan perkara ini pengembangan Skandal CPO alias Migor Jilid I.

DIRJEN DAGLU

Dalam keterangannya, Ketut tidak menjelaskan materi pemeriksaan terhadap Lutfi dalam Skandal CPO yang dikenal sebutan Skandal Migor II ini.

“Diperiksa sebagai saksi,” ucapnya diplomatis.

Namun, patut diduga Lutfi akan dikejar soal kebijakan ekspor CPO dan Migor yang setahun lalu sempat langka dan harganya melonjak hingga 150 persen.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Ditjen Daglu) notabene anak buah Lutfi dijadikan tersangka dan bersama 4 tersangka lainnya dihukum 5 – 8 tahun dalam Skandal Migor Jilid I.

“Bisa jadi, penyidik akan mengejar kebijakan Lutfi saat itu yang meloloskan ekspor Migor. Padahal, syarat-syarat ekspor tidak dipenuhi korporasi,” tutur Pegiat Anti Korupsi Iqbal D. Hutapea secara terpisah.

Indikasi dimaksud, seiring telah diperiksanya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Senin (24/7) bahkan dilakukan selama 12 jam.

“Apakah perkara nantinya berkembang, tentu penyidik yang lebih tahu dan ada fakta hukum baru,” tutupnya.

Pemeriksaan terhadap Lutfi bukan hal baru, sebab jauh sebelumnya pada Rabu (23/6/2022) sudah diperiksa untuk pemberkasan Dirjen Daglu Indrasari Wisnu Wardhana Dkk.

Tersangka lain, terdiri Master Parulian Tumanggor (Komisaris PT. Wilmar Nabati), Stanley MA (Senior Manager Corporate Affair PT Victorindo Alam Lestari).

Serta, Weibinanto Halimdjati alias Lim Che Wei dan Pierre (General Manager Bagian General Affair PT Musim Mas. (Ahi)

Tinggalkan Balasan