Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Jaga Ketahanan Pangan Saat El Nino, Dukungan Mengalir untuk Import Beras

JAKARTANEWS.ID – SURABAYA: Keputusan pemerintah yang mendatangkan import beras sebagai antisipasi el nino dianggap sebuah keputusan yang tepat. Langkah tersebut dinilai supaya mempertahankan ketahanan pangan di Indonesia.

Anggota DPRD Jawa Timur Rahmawati Peni Sutantri mengatakan kebijakan tersebut sangat bagus sekali mengingat dampak el nino nantinya bisa berdampak kekeringan yang berkepanjangan.

“El Nino mengubah pola cuaca dan bisa mengganggu musim tanam yang biasanya terjadi. Petani dapat mengalami penundaan dalam penanaman tanaman, penurunan luas area tanam, atau bahkan kegagalan panen,” jelas politisi PDI Perjuangan ini, Minggu (13/8/2023).

Wanita yang akrab dipanggil Peni ini mengatakan banyak sekali dampak dari adanya el nino diantaranya juga perubahan dalam produksi pertanian akibat El Nino dapat menyebabkan ketidakstabilan pasar. Jika panen berkurang atau gagal, pasokan dapat berkurang yang kemudian dapat menyebabkan kenaikan harga dan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan.

“Ini tentunya harus diantisipasi pemerintah, agar ketahanan pangan tetap terjaga yaitu dengan mendatangkan import beras,” jelasnya.

Bagi Indonesia, kata Peni, import beras tahun ini merupakan kuartal 2 dimana pada tahun 2022 lalu pemerintah juga melakukan hal serupa.

“Perintah impor ini melanjutkan kebijakan impor beras konsumsi tahap 1 oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diputuskan pada akhir tahun 2022. Di mana kala itu, Bulog ditugaskan mengimpor beras sebanyak 500.000 ton,” terangnya.

Perum BULOG memutuskan melakukan import beras sebagai antisipasi el nino yang terjadi di Indonesia yang berdampak pada kekeringan yang berkepanjangan. Pihak BULOG telah melakukan upaya mitigasi dengan menyerap gabah/beras hasil petani dalam negeri dengan realisasi per 10 Agustus 2023 mencapai 780 ribu ton. Disamping itu, BULOG juga akan melakukan percepatan realisasi impor sesuai penugasan yang diberikan oleh Pemerintah.

Langkah ini dilakukan demi pemenuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sesuai penugasan yang diberikan oleh Pemerintah. Kebutuhan stok cadangan beras pemerintah memang harus segera dipenuhi dari sumber lain. (Die)

Tinggalkan Balasan