Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Pidato Tahunan 2023, Jamiluddin Ritonga: Jokowi Sedang Mengkritik Diri Sendiri

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sedih budaya santun dan budi pekerti luhur mulai hilang di Indonesia. Pengakuan Jokowi itu memang ada benarnya. Di media sosial banyak ditemui narasi caci maki dan saling hujat. Narasi demikian memang jauh dari kesantunan. Tak terlihat budi pekerti luhur yang menjadi khas Indonesia.

Demikian dikatakan Pakar Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada para awak media, Kamis (17/8/2023) menyikapi salah satu isi Pidato Tahunan Presiden Jokowi tahun 2023 yang menyayangkan bangsa Indonesia mulai kehilangan budaya santun dan budi pekerti pada Rabu (16/8/2023).

Jamiluddin mengatakan, lunturnya budaya santun dan budi pekerti luhur itu setidaknya menjadi introspeksi bagi Jokowi. “Setidaknya hal itu mengingatkan kepada Jokowi ada program kerjanya yang tidak berhasil,” ujar Jamiluddin.

Revolusi mental menjadi program unggulan Jokowi, tutur Jamiluddin, tentunya bertujuan agar anak negeri tetap berbudaya santun dan berbudi pekerti luhur. “Kalau hal itu mulai luntur, berarti tujuan revolusi mental tidak tercapai. Ini artinya, program revolusi mental gagal,” jelas Dosen Metodologi Penelitian Komunikasi Universitas Esa Unggul, Jakarta ini.

Jamiluddin menuturkan, pengakuan Jokowi budaya santun dan budi pekerti luhur mulai luntur, sama saja itu bagian dari kritik terhadap dirinya sendiri. “Jokowi menyampaikan hal itu secara gamblang ke semua anak bangsa,” tukas Jamiluddin.

Karena itu, ingat Dekan Fikom IISIP 1996-1999 ini, tugas Jokowi mengembalikan budaya santun dan budi pekerti luhur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Tugas itu setidaknya dengan mewujudkan tujuan revolusi mental,” tutup Jamiluddin Ritonga. (Daniel)

Tinggalkan Balasan