Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Pedagang Harus Ikuti Perkembangan Digital, Bank DKI Ajari UMKM Kelola Keuangan Non-Tunai

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Bank DKI terus berkomitmen mendukung program Pemprov DKI Jakarta di bidang pemberdayaan UMKM. Hal itu diwujudkan dalam rangkaian kegiatan memberi pembekalan bagi para JakPreneur mengenai edukasi literasi keuangan yang saat ini sudah menyentuh para pelaku usaha yang tersebar di sepuluh wilayah kecamatan di Jakarta Timur.

Pembelajaran tentang pengelolaan keuangan non-tunai di kalangan UMKM akan terus diselenggarakan Bank DKI ke segenap penjuru Ibukota. Dalam kegiatan tersebut, para anggota JakPreneur binaan Pemprov DKI memperoleh pembekalan dari sejumlah narasumber yang ahli di bidang masing-masing. Tujuannya agar para pelaku UMKM mampu mengelola keuangan secara digital, termasuk menyangkut transaksi pembelian, penjualan, simpanan, dan sebagainya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank DKI yang juga direktur Teknologi dan Operasional, Amirul Wicaksono menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa mendukung berbagai program pembangunan yang dilakukan Pemprov DKI, termasuk dalam hal pemberdayaan UMKM. “Pembinaan yang dilakukan secara bertahap di wilayah DKI Jakarta ini bertujuan mendorong para pelaku UMKM agar siap menghadapi tantangan dan menyambut peluang di era ekonomi yang semakin kompetitif. “Era sekarang ini, segala macam transaksi sudah didominasi secara digital. Jadi, pelaku UMKM harus mampu mengikuti perkembangan masa depan,” ujar Amirul kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/8).

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan, kata Amirul, diharapkan pelaku UMKM dapat mengelola usaha secara lebih efisien dan berkualitas. Selain itu, keuangan nontunai jauh lebih aman dan praktis dibanding dengan mengelola uang tunai. “Hingga Juli kemarin, kegiatan edukasi yang dilaksanakan baru mencakup 10 wilayah kecamatan dari jumlah total 44 kecamatan yang ada di Jakarta. Sebanyak 10 kecamatan yakni Cakung, Duren Sawit, Jatinegara, Pulo Gadung, Matraman, Kramat Jati, Kampung Makassar, Pasar Rebo, Cipayung dan Ciracas. Untuk selanjutnya, kami akan merambah wilayah lainnya,” papar Amirul.

Lebih lanjut Amirul menegaskan, Bank DKI juga akan terus berkomitmen memperluas akses kredit/pembiayaan dan juga melakukan pendampingan agar UMKM dapat tumbuh dan berkembang dalam menopang perekonomian daerah dan nasional. “Program yang telah berjalan tersebut merupakan pilot project dan ke depannya akan dilanjutkan ke wilayah DKI Jakarta lainnya,” imbuh Amirul.

Dukung Bank DKI juga aktif mendukung pelaku UMKM melalui program digitalisasi di sejumlah pasar milik Pemprov DKI Jakarta. Berdasarkan pendataan para pelaku UMKM yang sudah mendapatkan edukasi, pengembangan aplikasi keuangan, bantuan modal, dan lainnya membuat mereka lebih nyaman dan percaya diri. Bahkan beberapa di antaranya mulai menunjukkan peningkatan usaha. “Bank DKI juga terus mengembangkan aplikasi JakOne Mobile sebagai super apps dengan berbagai fitur layanan digital yang dapat mengakomodir berbagai kebutuhan transaksi keuangan harian khususnya bagi para pedagang maupun pengunjung pasar, seperti pembayaran berbagai tagihan, pajak, retribusi, belanja online, top up uang elektronik, hingga transaksi QRIS,” pungkasnya.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan, berbagai terobosan digitalisasi yang dilakukan Bank DKI diharapkan mampu memberikan manfaat perluasan inklusi keuangan di DKI Jakarta melalui transaksi non-tunai. “Adapun salah satu manfaat lainnya adalah kemudahan dalam mengajukan kredit ataupun pembiayaan. Bank DKI juga menyediakan e-form dan aplikasi digital lending sebagai bagian proses digitalisasi dalam rangka memaksimalkan proses kredit dan pembiayaan bagi nasabah. Intinya jika UMKM mampu mengaplikasikan keuangan digital, maka usahanya akan lebih maju dan aman,” tutup Arie. (Joko)

Tinggalkan Balasan