Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Darurat Polusi Udara, Rahmad Handoyo: Teknologi Rekayasa Cuaca Layak Dilakukan

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad mengatakan dalam kondisi darurat polisi udara seperti saat ini, teknologi rekayasa cuaca sangat layak untuk dilakukan.

“Memang rekayasa cuaca ini mahal biayanya, tapi mengingat penyakit IPSA yang meningkat tajam, belakangan ini, rekayasa cuaca layak dicoba,” kata Rahmad kepada para wartawan, Senin (28/8/2023).

Selain itu, lanjut Rahmad, semangat menggunakan transportasi massal seperti Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, Mass Rapid Transit (MRT) ataupun LRT harus digelorakan.

“Ke depan, siapapun pemimpin, harus melanjutkan program transportasi massal. Pemanfaatan transportasi massal ini merupakan kebijakan jangka panjang untuk menciptakan langit yang bersih,” ujar Politisi PDI Perjuangan ini.

Satu hal yang menurut Rahmad sangat penting, yakni bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga menjaga udara di Jakarta.

“Tentu, masyarakat harus diedukasi. Masyarakat harus mengetahui polusi udara itu bisa mengurangi harapan hidup setiap warga Jakarta,” tukas Rahmad.

Dengan adanya pemahaman seperti itu, tutur Rahmad, warga akan ikut menjaga lingkungannya dan akan menggunakan masker.

“Ikut menjaga kebersihan udara Ibukota, misalnya dengan memilih menggunakan transportasi massal seperti MRT ketimbang menggunakan kendaraan pribadi,” imbuh Rahmad.

Terlepas dari kebijakan tersebut, Legislator asal Boyolali ini meyakini, untuk mengatasi problem polusi udara di Jakarta, pemerintah saat ini sudah punya pembanding.

“Pemerintah sudah perlu belajar dari keberhasilan negara lain, contohnya Tiongkok dalam mengatasi masalah polusi udara. Saya kira pemerintah sudah punya pembanding, punya kajian. Tinggal bagaimana implementasi kebijakan jangka pendek, menengah dan jangka panjang,” tandas Rahmad Handoyo. (Daniel)

Tinggalkan Balasan