Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

GM UBPP LM Antam Kembali Dicecar Skandal Emas: Ada Apa Gerangan?

Belum ada Pencegahan Sejak Mei 2023

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: General Manager (GM) PT. Aneka Tambang (Antam) TH kembali dicecar Kejaksaan Agung terkait Skandal Komodit Emas. Ada apa gerangan?

Pertanyaan tersebut menyusul TH yang menjabat GM Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulai (UBPP LM) Periode Maret 2013 – Mei 2013 sudah pernah diperiksa dua kali, mulai Rabu (5/7) dan Selasa (4/7) lalu.

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana hanya berkata singkat, pemeriksaan guna memperkuat pembuktian terkait penyidikan pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas, 2010 – 2022.

“Langkah tersebut rangkaian membuat terang tindak pidana (guna menemukan tersangka, Red),” katanya, Selasa (28/8).

Hingga selesai pemeriksaan tidak terungkap alasan TH diperiksa kembali di tengah upaya penyidik untuk menetapkan tersangka dalam waktu dekat.

Sejauh ini, sudah puluhan pengurus Antam diperiksa, mulai Jajaran Direksi, GM hingga Manajer mengungkap sengkarut ekspor -impor emas dan lainnya.

Begitu, juga importir emas mulai PT. Indah Golden Signature (IGS) dan PT. Untung Bersama Sejahtera (UBS) dan importir emas yang masuk kelompok 8.

Namun, seperti Skandal Tol Japek II sampai kini, belum seorang pun dicegah sejak disidik Rabu (10/5) lalu.

“Tentu bisa menjadi tanda tanya, tapi sebaiknya kita berprasangka baik dan dukung Kejagung agar perkara segera tuntas,” komentari Pegiat Anti Korupsi Iqbal D. Hutapea secara terpisah.

SEPERTI WASKITA KARYA

Secara terpisah, turut diperiksa TK (GM UBPP LM Periode 2008 – 2011) dan H (GM UBPP LM 2011 2013).

Serta, ML (Finance Manager Periode Maret 2009 – Mei 2011) dan MA (Finance Manager Periode Juni 2011 – 31 Agustus 2013, April 2015 – Maret 2016).

“Seperti TH, mereka semua diperiksa guna memperkuat pembuktian sekaligus membuat terang tindak pidana,” jelas Ketut Sumedana.

Pemandangan di Gedung Bundar alias Pidsus, Kejagung ini mengingatkan pada Skandal Waskita Karya (WSKT) yang merugikan negara Rp2, 5 triliun dimana puluhan WSKT nyaris diperiksa saban hari seolah kantor WSKT sudah berpindah di Gedung Bundar.

Gerbong Antam lain yang sudah diperiksa, HTM (Eks. Senior Vice President Internal Audit) pada Selasa (6/6), Senior Vice President Internal Audit AM bersama MAA (GM), ID (GM Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia), Selasa (30/5).

Tak terkecuali, Jajaran Direksi Antam mulai Elisabeth RT Siahaan yang tercatat sudah 3 kali diperiksa, mulai Selasa (20/6), Selasa (4/7) dan Kamis (24/8).

Berikutnya, Mantan Direktur berinisial A pada Kamis (10/8), Hari Widjajanto (Direktur Operasi 2017) dan Aprilandi Hidayat Setia (Corporate Secretary Tahun 2017) pada Selasa (8/8). (ahi)

Tinggalkan Balasan