Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Guspardi Gaus Ajak Masyarakat Segera Sertifikatkan Tanah

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengatakan, pihaknya sangat mendukung program prioritas dari Kementerian ATR/BPN di mana salah satunya adalah Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) yang tengah gencar dilakukan.

“Tujuan dari didaftarkan dan disertifikatkannya seluruh bidang tanah adalah untuk kepastian hukum bagi tanah-tanah yang dimiliki masyarakat, sebab dengan belum adanya jaminan kepastian hukum atas tanah seringkali memicu terjadinya sengketa dan perseteruan atas lahan di berbagai wilayah di Indonesia,” kata Guspardi kepada para wartawan, Jumat (1/9/2023).

Selain di kalangan masyarakat baik antar keluarga, lanjut Guspardi, tak jarang sengketa lahan juga terjadi antar pemangku kepentingan (pengusaha, BUMN, dan pemerintah).

Hal itu, beber Politisi PAN ini, membuktikan pentingnya sertifikat tanah sebagai tanda bukti hukum atas tanah yang dimiliki.

“Juga dalam rangka menjaga tanah ini betul-betul dimiliki oleh yang punya hak dan tidak ada satu pun pihak lain yang bisa mengakui kepemilikan selain mereka yang sudah mensertifikatkan tanahnya. Upaya inilah yang dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN mensosialisasikan PTSL bekerja sama dengan komisi II DPR RI,” tegas Guspardi.

Menurut Guspardi, selain untuk kepastian hukum, yang paling penting ialah bagaimana sertifikat tanah yang diterima masyarakat bisa produktif.

Dalam hal ini, tutur Guspardi, masyarakat agar jangan asal menyerahkan sertifikat tanah ke bank untuk dijadikan agunan atau kolateral, tetapi harus dikelola sedemikian rupa sehingga bisa di produktifkan dalam rangka menyejahterakan masyarakat,” harap Anggota Baleg DPR RI ini.

Guspardi juga mengapresiasi pembenahan yang terus dilakukan Kementerian ATR/BPN dalam rangka melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN, beber Guspardi, dengan menetapkan Sumatera Barat sebagai pilot project pembenahan dan penyelesaian tanah ulayat di Indonesia.

“Proses sertifikat tanah ulayat juga sudah bisa dilakukan melalui program PTSL, termasuk juga tanah waqaf, rumah ibadah, tanah milik desa atau nagari dan pemerintah daerah juga sudah bisa disertifikatkan melalui program PTSL ini,” urai Guspardi.

Kaum pemilik tanah ulayat yang disertifikatkan juga tidak perlu khawatir, imbuh Guspardi, karena dalam program sertifikat tanah ulayat ini tidak hanya diwakili oleh mamak kepala waris (MKW) saja, tetapi nama-nama anak dan keponakan yang berhak bisa dimasukkan semuanya ke dalam sertifikat.

“Hal tersebut agar legitimasi kepemilikan sertifikat lebih kuat dan jika mau di jadikan sebagai kolateral tentu membutuhkan persetujuan dari semua nama yang tercantum dalam sertifikat tanah PTSL itu.

“Mudah-mudahan niat baik yang dicanangkan oleh pemerintah dan diaktualisasikan melalui program PTSL dalam rangka sertifikasi tanah milik masyarakat, milik desa, tanah waqaf maupun tanah ulayat bisa berjalan secara mulus, sehingga tidak ada satu pun tanah yang tidak tercatat dan disertifikatkan,” tukas Guspardi.

Legislator asal Dapil Sumbar 2 ini pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera mensertifikatkan tanah milik pribadi, kaum, nagari, tanah waqaf dan lain sebagainya melalui program PTSL ini, apalagi PTSL ini tidak dipungut biaya alias gratis.

“Ayo segera daftarkan dan sertifikatkan tanah melalui program PTSL ini,” pungkas Guspardi Gaus. (Daniel)

Tinggalkan Balasan