Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Dikritik Banyak Kalangan, Partai Garuda Tegaskan Program Food Estate Tidak Gagal

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Garuda Teddy Gusnaidi menilai program Food Estate tidak gagal karena masih berada pada proses awal dan akan ada proses selanjutnya.

“Jadi, apakah food estate gagal? Tentu tidak karena ini baru proses awal, seperti yang telah dijelaskan Presiden RI Joko Widodo. Ada proses-proses selanjutnya yang harus dijalankan,” kata Teddy kepada para wartawan di Jakarta, Selasa (19/9/2023).

Teddy mengatakan, food estate merupakan salah satu program pemerintahan Presiden RI Joko Widodo yang membutuhkan pembangunan yang cukup panjang.

Sebagaimana dijelaskan oleh Jokowi, tutur Teddy, food estate saat ini masih berada pada proses awal.

“Penanaman pertama itu sudah pasti gagal, penanaman kedua tingkat berhasilnya baru 25 persen. Hal itu harus dilakukan terus sampai dengan tujuh kali penanaman baru bisa normal,” ucap Jubir Partai Garuda ini.

Presiden, beber Teddy, juga mengatakan pembangunan food estate membutuhkan keberanian dan sifat pantang menyerah.

“Presiden juga mengatakan kita harus berani untuk melakukan hal itu, jangan baru gagal pertama, sudah mundur. Kalau model begitu, sampai kapan pun kita tidak akan berhasil,” ungkap Teddy.

Oleh sebab itu, Teddy menyayangkan beberapa pihak yang menuduh program Food Estate gagal.

“Program Jokowi, yaitu food estate, dituduh gagal oleh beberapa pihak, bahkan mengaitkan tuduhan kegagalan itu dengan urusan capres-capresan, dalam hal ini Prabowo dijadikan sasaran tembak,” tukas Teddy.

Menurut Teddy, tuduhan tersebut mengarah pada kontestasi Pemilu Presiden 2024 untuk menjatuhkan elektabilitas dan popularitas bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto.

“Mereka tidak ingin ini berhasil dan ingin proses ini berhenti. Tujuannya hanya untuk memenangi urusan pilpres, bukan untuk kepentingan bangsa,” tutup Teddy Gusnaidi. (Daniel)

Tinggalkan Balasan